<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Sastra &#8211; Lamrimnesia Store</title>
	<atom:link href="https://store.lamrimnesia.com/product-category/toko-buku-online/sastra/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://store.lamrimnesia.com</link>
	<description>Find your Pathway here!</description>
	<lastBuildDate>Wed, 01 Apr 2026 10:11:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.5.8</generator>

<image>
	<url>https://store.lamrimnesia.com/wp-content/uploads/2016/09/cropped-favicon-1-32x32.png</url>
	<title>Sastra &#8211; Lamrimnesia Store</title>
	<link>https://store.lamrimnesia.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Dalai Lama&#8217;s Cat</title>
		<link>https://store.lamrimnesia.com/product/dalai-lamas-cat/</link>
					<comments>https://store.lamrimnesia.com/product/dalai-lamas-cat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Karunika Devi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Apr 2026 10:11:14 +0000</pubDate>
				<guid isPermaLink="false">https://store.lamrimnesia.com/?post_type=product&#038;p=9537</guid>

					<description><![CDATA[<p>"“Oh! Betapa menggemaskan! Saya tidak tahu Anda punya kucing!’ serunya.<br />
Aku selalu terkejut betapa banyak orang yang membuat observasi ini. Mengapa Y.M.S. tidak boleh punya kucing?<br />
“Andai saja ia bisa berbicara,” lanjut aktris itu. “Saya yakin ia akan punya kebijaksanaan untuk dibagikan.”<br />
Dan benih pun ditanam. . .<br />
Aku mulai berpikir bahwa mungkin waktunya telah tiba bagiku untuk menulis bukuku sendiri—sebuah buku yang akan menyampaikan beberapa kebijaksanaan yang telah kupelajari saat duduk bukan di kaki Dalai Lama, tapi bahkan lebih dekat lagi, di pangkuannya. Sebuah buku yang akan menceritakan kisahku sendiri. . .bagaimana aku diselamatkan dari nasib yang terlalu mengerikan untuk direnungkan, untuk menjadi pendamping tetap dari sosok yang tidak hanya salah satu pemimpin spiritual terbesar di dunia dan Pemenang Nobel Perdamaian, tetapi juga pakar dalam membuka kaleng.”<br />
***<br />
Anak kucing yang kelaparan, menyedihkan dan berlumuran lumpur diselamatkan dari daerah kumuh New Delhi dan dibawa ke kehidupan yang tidak pernah ia bayangkan. Di tempat perlindungan yang indah, yang menghadap ke Himalaya dan yang tertutup salju, ia memulai hidup barunya sebagai kucing Dalai Lama.<br />
Baik hati, tidak sopan, dan bijaksana, kucing dengan banyak nama ini membuka jendela ke kehidupan di kediaman pribadi Y.M.S. di Dharamsala. Sesosok mata-mata mungil yang mengobservasi pertemuan pribadi yang terus-menerus antara Y.M.S. dan semua orang, mulai dari selebritas Hollywood, dermawan, hingga penulis swadaya, memberi kita wawasan tentang cara menemukan kebahagiaan dan makna hidup di dunia yang sibuk dan materialistis. Kisahnya akan menciptakan senyuman pada siapa pun yang telah diberkahi oleh pijatan dan dengkurannya yang melimpah.<br />
***<br />
“Sungguh menyenangkan menghabiskan waktu intim dengan Y.M.S. Dalai Lama, sekilas melalui mata setia kucing petualangnya, Mousie-Tung. Buku yang menarik dan sangat menghibur ini akan menceriakan dan menghangatkan hati Anda. Meringkuklah dengan Kucing Dalai Lama.”<br />
— Michael Carroll, penulis Awake at Work and The Mindful Leader</p>
<p>“Kisah yang mempesona ini adalah suguhan yang langka. Saya sangat merekomendasikannya!”<br />
— Gay Hendricks, Ph.D., penulis Conscious Loving and The First Rule of Ten"</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://store.lamrimnesia.com/product/dalai-lamas-cat/">Dalai Lama&#8217;s Cat</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://store.lamrimnesia.com">Lamrimnesia Store</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&#8220;Judul: The Dalai Lama&#8217;s Cat<br />
Penulis: David Michie<br />
Penerbit: Penerbit Yayasan Pengembangan dan Pelestarian Lamrim Nusantara<br />
Ukuran: 21 x 14.8 x 1.42 cm<br />
Jumlah Halaman: viii+226<br />
Cover: Soft Cover<br />
ISBN: 978-623-6632-11-6<br />
Terbit: 2022&#8221;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://store.lamrimnesia.com/product/dalai-lamas-cat/">Dalai Lama&#8217;s Cat</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://store.lamrimnesia.com">Lamrimnesia Store</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://store.lamrimnesia.com/product/dalai-lamas-cat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Harta, Takhta dan Wanita Dalam Gandawyuha: Kelana Pemuda Sudhana Mencari Pencerahan</title>
		<link>https://store.lamrimnesia.com/product/harta-takhta-dan-wanita-dalam-gandawyuha/</link>
					<comments>https://store.lamrimnesia.com/product/harta-takhta-dan-wanita-dalam-gandawyuha/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Karunika Devi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Jul 2021 11:46:34 +0000</pubDate>
				<guid isPermaLink="false">https://store.lamrimnesia.com/?post_type=product&#038;p=7928</guid>

					<description><![CDATA[<p><span data-sheets-value="{&#34;1&#34;:2,&#34;2&#34;:&#34;Sutra Gandawyuha adalah salah satu Sutra terpenting dalam Buddhisme tradisi Mahayana. Versi awal terjemahan Cina atas Gandawyuha dilampirkan sebagai bab terakhir dari Avatamsaka Sutra, sementara versi terjemahan yang terakhir, di mana Sutra ini dianggap sebagai teks tersendiri, diberi judul Huayanjing. Sutra sebanyak 460 panel ini terpatri di lorong 2, 3, dan 4 di Candi Borobudur, yang menurut arkeolog Prof. Dr. Noerhadi Magetsari merupakan integrasi dua aliran besar agama Buddha yaitu Sutrayana dan Tantrayana.\r\n\r\nHarta, Takhta, dan Wanita dalam Gandawyuha: Kelana Pemuda Sudhana Mencari Pencerahan berisi kisah tokoh utama Sutra ini, pemuda bernama Sudhana, putra seorang pedagang-bankir yang meninggalkan rumah demi memulai perjalanan spiritualnya sendiri. Dalam perjalanannya, Sudhana berguru pada lebih dari 50 Kalyanamitra (alias takhta) dari berbagai kalangan tanpa melihat asal strata sosial mereka, seperti Brahmana, pedagang-bankir, tabib, ratu, perumah tangga, dll. Kalyanamitra Sudhana, yang beberapa di antaranya merupakan hartawan, secara mengejutkan juga mencakupi sejumlah besar wanita dan non-Buddhis, seperti Wasumitra, Siwa Mahadewa, dll. ‘Wanita’ dalam Gandawyuha (Kalyanamitra wanita) meliputi 51% total teks. Harta, takhta, wanita ini mencerminkan catatan sejarah kehidupan beragama sebuah masyarakat.\r\n\r\nDi sinilah kita bisa memahami konteks sosial India pada masa itu, yakni pluralisme tradisi religius yang mungkin saja kompetitif, tapi yang pasti saling meminjam inspirasi dan tak menafikan eksistensi satu sama lain. Oleh karenanya, Romo Mudji Sutrisno, pengamat budaya, menyatakan relief Gandawyuha bisa menjadi payung untuk mendiskusikan berbagai pengalaman religi dalam semua agama. Tak terbatas pada agama besar, tetapi juga agama-agama yang muncul dari bumi Nusantara yang selama ini termarjinalkan. Menurut beliau, kisah ini mencerminkan tingkat toleransi agama yang tinggi. Di samping itu, buku ini akan menunjukkan bahwa Sutra Gandawyuha tidak hanya mengandung ajaran metafisik dan spiritual, tapi juga menunjukkan bagaimana isu harta, takhta, wanita dari para Kalyanamitra berkontribusi dalam pencapaian pencerahan suatu makhluk.\r&#34;}" data-sheets-userformat="{&#34;2&#34;:33569729,&#34;3&#34;:{&#34;1&#34;:0},&#34;9&#34;:1,&#34;10&#34;:1,&#34;11&#34;:1,&#34;12&#34;:0,&#34;14&#34;:{&#34;1&#34;:2,&#34;2&#34;:6710886},&#34;15&#34;:&#34;Roboto&#34;,&#34;16&#34;:10,&#34;28&#34;:1}" data-sheets-textstyleruns="">Sutra Gandawyuha adalah salah satu Sutra terpenting dalam Buddhisme tradisi Mahayana. Versi awal terjemahan Cina atas Gandawyuha dilampirkan sebagai bab terakhir dari Avatamsaka Sutra, sementara versi terjemahan yang terakhir, di mana Sutra ini dianggap sebagai teks tersendiri, diberi judul Huayanjing. Sutra sebanyak 460 panel ini terpatri di lorong 2, 3, dan 4 di Candi Borobudur, yang menurut arkeolog Prof. Dr. Noerhadi Magetsari merupakan integrasi dua aliran besar agama Buddha yaitu Sutrayana dan Tantrayana.</span></p>
<p>Harta, Takhta, dan Wanita dalam Gandawyuha: Kelana Pemuda Sudhana Mencari Pencerahan berisi kisah tokoh utama Sutra ini, pemuda bernama Sudhana, putra seorang pedagang-bankir yang meninggalkan rumah demi memulai perjalanan spiritualnya sendiri. Dalam perjalanannya, Sudhana berguru pada lebih dari 50 Kalyanamitra (alias takhta) dari berbagai kalangan tanpa melihat asal strata sosial mereka, seperti Brahmana, pedagang-bankir, tabib, ratu, perumah tangga, dll. Kalyanamitra Sudhana, yang beberapa di antaranya merupakan hartawan, secara mengejutkan juga mencakupi sejumlah besar wanita dan non-Buddhis, seperti Wasumitra, Siwa Mahadewa, dll. ‘Wanita’ dalam Gandawyuha (Kalyanamitra wanita) meliputi 51% total teks. Harta, takhta, wanita ini mencerminkan catatan sejarah kehidupan beragama sebuah masyarakat.</p>
<p>Di sinilah kita bisa memahami konteks sosial India pada masa itu, yakni pluralisme tradisi religius yang mungkin saja kompetitif, tapi yang pasti saling meminjam inspirasi dan tak menafikan eksistensi satu sama lain. Oleh karenanya, Romo Mudji Sutrisno, pengamat budaya, menyatakan relief Gandawyuha bisa menjadi payung untuk mendiskusikan berbagai pengalaman religi dalam semua agama. Tak terbatas pada agama besar, tetapi juga agama-agama yang muncul dari bumi Nusantara yang selama ini termarjinalkan. Menurut beliau, kisah ini mencerminkan tingkat toleransi agama yang tinggi. Di samping itu, buku ini akan menunjukkan bahwa Sutra Gandawyuha tidak hanya mengandung ajaran metafisik dan spiritual, tapi juga menunjukkan bagaimana isu harta, takhta, wanita dari para Kalyanamitra berkontribusi dalam pencapaian pencerahan suatu makhluk.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://store.lamrimnesia.com/product/harta-takhta-dan-wanita-dalam-gandawyuha/">Harta, Takhta dan Wanita Dalam Gandawyuha: Kelana Pemuda Sudhana Mencari Pencerahan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://store.lamrimnesia.com">Lamrimnesia Store</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span data-sheets-value="{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:&quot;Judul: Harta, Takhta dan Wanita Dalam Gandawyuha: Kelana Pemuda Sudhana Mencari Pencerahan\nPenulis: Stanley Khu\nPenerbit: Penerbit Yayasan Pengembangan dan Pelestarian Lamrim Nusantara\nUkuran: 21 x 14.8 mm\nJumlah Halaman: viii+154\nCover: Soft Cover\nISBN: 978-623-6632-05-5\nTerbit: 2021&quot;}" data-sheets-userformat="{&quot;2&quot;:33569729,&quot;3&quot;:{&quot;1&quot;:0},&quot;9&quot;:1,&quot;10&quot;:1,&quot;11&quot;:1,&quot;12&quot;:0,&quot;14&quot;:{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:6710886},&quot;15&quot;:&quot;Roboto&quot;,&quot;16&quot;:10,&quot;28&quot;:1}" data-sheets-formula="=&quot;Judul: &quot;&amp;C[2]:C[2]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;Penulis: &quot;&amp;C[3]:C[3]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;Penerbit: &quot;&amp;C[4]:C[4]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;Ukuran: &quot;&amp;C[5]:C[5]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;Jumlah Halaman: &quot;&amp;C[6]:C[6]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;Cover: &quot;&amp;C[7]:C[7]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;ISBN: &quot;&amp;C[8]:C[8]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;Terbit: &quot;&amp;C[9]:C[9]">Judul: Harta, Takhta dan Wanita Dalam Gandawyuha: Kelana Pemuda Sudhana Mencari Pencerahan<br />
Penulis: Stanley Khu<br />
Penerbit: Penerbit Yayasan Pengembangan dan Pelestarian Lamrim Nusantara<br />
Ukuran: 21 x 14.8 mm<br />
Jumlah Halaman: viii+154<br />
Cover: Soft Cover<br />
ISBN: 978-623-6632-05-5<br />
Terbit: 2021</span></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://store.lamrimnesia.com/product/harta-takhta-dan-wanita-dalam-gandawyuha/">Harta, Takhta dan Wanita Dalam Gandawyuha: Kelana Pemuda Sudhana Mencari Pencerahan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://store.lamrimnesia.com">Lamrimnesia Store</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://store.lamrimnesia.com/product/harta-takhta-dan-wanita-dalam-gandawyuha/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
