<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Filsafat &#8211; Lamrimnesia Store</title>
	<atom:link href="https://store.lamrimnesia.com/product-category/toko-buku-online/filsafat/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://store.lamrimnesia.com</link>
	<description>Find your Pathway here!</description>
	<lastBuildDate>Thu, 09 Apr 2026 04:09:47 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.5.8</generator>

<image>
	<url>https://store.lamrimnesia.com/wp-content/uploads/2016/09/cropped-favicon-1-32x32.png</url>
	<title>Filsafat &#8211; Lamrimnesia Store</title>
	<link>https://store.lamrimnesia.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Go Lotsawa&#8217;s The Blue Annals: Kronik Tantra Lama dan Tantra Baru</title>
		<link>https://store.lamrimnesia.com/product/go-lotsawas-the-blue-annals-kronik-tantra-lama-dan-tantra-baru/</link>
					<comments>https://store.lamrimnesia.com/product/go-lotsawas-the-blue-annals-kronik-tantra-lama-dan-tantra-baru/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Karunika Devi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Jun 2022 08:41:55 +0000</pubDate>
				<guid isPermaLink="false">https://store.lamrimnesia.com/?post_type=product&#038;p=8925</guid>

					<description><![CDATA[<p>"Go Lotsawa's The Blue Annals merupakan sebuah mahakarya historis tentang Buddhisme yang ditulis oleh Go Lotsawa (1392-1481), seorang cendekiawan legendaris, ketika beliau berusia 84 tahun. Kata ‘mahakarya’ disematkan karena beliau menentukan catatan sejarah yang pasti terkait rangkaian peristiwa dalam sejarah Tibet sehingga sangat sahih untuk dirujuk sebagai salah satu mahakarya dalam Sejarah Agama Buddha, terutama Buddhisme di Tibet. Kualitas luar biasa beliau juga dapat dilihat dari banyaknya murid-murid beliau yang ternama seperti Karmapa ke-7, Chodrak Gyatso (1454-1506), yang merupakan pemimpin mazhab Karma Kagyu. </p>
<p>Sebelum karya ini dituliskan, Go Lotsawa telah belajar secara ekstensif di bawah guru-guru terkenal dari berbagai tradisi pada masanya. Beberapa di antaranya yaitu Karmapa ke-5, Dezhin Shekpa dan Je Tsongkhapa. Go Lotsawa membagi karyanya ini menjadi 15 buku. Masing-masing buku menerangkan sejarah dari satu mazhab tertentu dari Buddhisme Tibet. Go Lotsawa's The Blue Annals: Kronik Tantra Lama dan Tantra Baru, yang akan berisi Buku Tiga dan Buku Empat, merupakan seri kedua dari rangkaian seri ini.</p>
<p>Buku Tiga mengisahkan masa-masa awal penerjemahan Tantra ke Tibet, yang berkisar pada hayat dan karya beberapa tokoh Tantra paling penting, seperti Padmasambhawa. Buku Empat mengisahkan penyebaran dari apa yang disebut Tantra “Baru”, penyebaran dari Ajaran “Jalan dan Buah” (Lamdre) Sakyapa, dan sejarah para pengikut mereka. Salah satu cendekiawan terkenal yang mempelajari doktrin-doktrin ini yaitu Drogmi Lotsawa, yang merupakan salah satu guru Marpa Lotsawa. </p>
<p>Go Lotsawa's The Blue Annals: Kronik Tantra Lama dan Tantra Baru dapat dilihat sebagai gerbang masuk untuk memahami salah satu isu paling menarik dalam Buddhisme yaitu Tantra, karena dituturkan dengan rinci riwayat penerjemahan dan penyebaran Tantra di tanah Tibet, serta mengisahkan sejarah pengikutnya. Selain isu ini, buku ini akan mengupas lebih banyak fakta lainnya, yang akhirnya membuat kita memiliki gambaran lebih holistik tentang Buddhisme.</p>
<p> <br />
Lidah buku (depan):<br />
Go Lotsawa's The Blue Annals, yang terdiri dari 15 buku, merupakan sebuah mahakarya historis tentang Buddhisme yang ditulis oleh Go Lotsawa (1392-1481), seorang cendekiawan legendaris, ketika beliau berusia 84 tahun. Kata ‘mahakarya’ disematkan karena beliau menentukan catatan sejarah yang pasti terkait rangkaian peristiwa dalam sejarah Tibet sehingga sangat sahih untuk dirujuk sebagai salah satu mahakarya dalam Sejarah Agama Buddha, terutama Buddhisme di Tibet.<br />
Go Lotsawa's The Blue Annals: Kronik Tantra Lama dan Tantra Baru mengisahkan masa-masa awal penerjemahan Tantra ke Tibet, yang berkisar pada hayat dan karya beberapa tokoh Tantra paling penting, seperti Padmasambhawa. Buku ini lanjut mengisahkan penyebaran dari apa yang disebut Tantra “Baru”, penyebaran dari Ajaran “Jalan dan Buah” (Lamdre) Sakyapa, dan sejarah para pengikut mereka. Salah satu cendekiawan terkenal yang mempelajari doktrin-doktrin ini yaitu Drogmi Lotsawa, yang merupakan salah satu guru Marpa Lotsawa. Selain isu-isu ini, buku ini juga akan mengupas lebih banyak fakta lainnya, yang akhirnya membuat kita memiliki gambaran lebih holistik tentang Buddhisme.</p>
<p>Lidah buku (belakang):<br />
Dunia pembelajaran sangat berhutang budi kepada George Roerich, yang berusaha menerjemahkan dan menyunting karya besar yang luar biasa ini.<br />
– J. VELINKAR, “Indica”, Vol. 21, No. 2</p>
<p>Ini adalah nilai yang sangat besar bagi siswa peneliti dan mereka yang tertarik dengan topik tersebut.<br />
– CMK, The Assam Tribune, 1979</p>
<p>Saya merekomendasikan buku ini kepada siapa pun yang ingin memperluas pemahaman mereka tentang bermacam-macam hasil dari Wajrayana dan kepada semua umat Buddha, serta kepada mereka yang bersimpati pada tradisi keagamaan yang besar ini.<br />
– Pali Buddhist Review 14 (1) 1982</p>
<p>Upaya cetak ulang The Blue Annals ini adalah kontribusi luar biasa bagi Tibetologi secara khusus, dan bagi Buddhologi secara umum, karena ia memberi kita sekilas pandang Buddhisme pada tahun-tahun kemerosotannya; misalnya, tahun-tahun kemerosotan di Odantapuri dengan 53 biksunya dan di Wikramasila dengan sekitar 100 biksunya.<br />
– Lokesh Chandra"</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://store.lamrimnesia.com/product/go-lotsawas-the-blue-annals-kronik-tantra-lama-dan-tantra-baru/">Go Lotsawa&#8217;s The Blue Annals: Kronik Tantra Lama dan Tantra Baru</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://store.lamrimnesia.com">Lamrimnesia Store</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Penulis: George N. Roerich<br />
Penerbit: Penerbit Kadam Choeling<br />
Ukuran: 21 x 14.8 x 1.13 cm<br />
Jumlah Halaman: xx + 166<br />
Cover: Soft Cover<br />
ISBN: 978-602-8888-31-8<br />
Terbit: 2022</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://store.lamrimnesia.com/product/go-lotsawas-the-blue-annals-kronik-tantra-lama-dan-tantra-baru/">Go Lotsawa&#8217;s The Blue Annals: Kronik Tantra Lama dan Tantra Baru</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://store.lamrimnesia.com">Lamrimnesia Store</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://store.lamrimnesia.com/product/go-lotsawas-the-blue-annals-kronik-tantra-lama-dan-tantra-baru/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lamrim By My Side: A Pocket Book of Lamrim</title>
		<link>https://store.lamrimnesia.com/product/lamrim-by-my-side-a-pocket-book-of-lamrim/</link>
					<comments>https://store.lamrimnesia.com/product/lamrim-by-my-side-a-pocket-book-of-lamrim/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Karunika Devi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 May 2022 05:07:09 +0000</pubDate>
				<guid isPermaLink="false">https://store.lamrimnesia.com/?post_type=product&#038;p=8895</guid>

					<description><![CDATA[<p>"Lamrim by My Side: A Pocket Book of Lamrim menyajikan 3 karya Lamrim Je Tsongkhapa yang singkat, tapi lengkap: Dasar dari Semua Kebajikan 14 bait, Baris-baris Pengalaman 25 bait, dan Tiga Aspek Utama Sang Jalan 14 bait. Ketiga karya berisikan tahapan-tahapan yang perlu ditempuh oleh seseorang untuk mencapai pembebasan samsara bagi diri sendiri dan semua makhluk, mulai dari memahami kebebasan dan keberuntungan terlahir sebagai manusia sampai pada muncul keinginan untuk memaksimalkan tubuh manusia ini sebaik-baiknya hingga mencapai kebahagiaan tertinggi. Ketiga karya juga menyampaikan apa pun kebahagiaan yang diperoleh, semua itu bersumber pada guru. Kita yang mendambakan kebahagiaan, renungkanlah bait-bait dalam ketiga karya ini.<br />
***<br />
Raja Dharma Agung, Je Tsongkhapa, merupakan seorang biksu cendekiawan sekaligus yogi agung Tibet yang memurnikan kembali kedua aspek ajaran Buddha – Sutra dan Tantra – di Tibet. Je Tsongkhapa juga dapat berkomunikasi langsung dengan Arya Manjushri yang memberinya banyak ajaran dan instruksi.</p>
<p>"</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://store.lamrimnesia.com/product/lamrim-by-my-side-a-pocket-book-of-lamrim/">Lamrim By My Side: A Pocket Book of Lamrim</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://store.lamrimnesia.com">Lamrimnesia Store</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&#8220;Judul: Lamrim By My Side: A Pocket Book of Lamrim<br />
Penulis: Je Tsongkhapa<br />
Penerbit: Penerbit Kadam Choeling<br />
Ukuran: 12.5 X 17.6 X 0.74 cm<br />
Jumlah Halaman: vi+116<br />
Cover: Soft Cover<br />
ISBN: 978-602-8888-30-1<br />
Terbit: 2022&#8221;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://store.lamrimnesia.com/product/lamrim-by-my-side-a-pocket-book-of-lamrim/">Lamrim By My Side: A Pocket Book of Lamrim</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://store.lamrimnesia.com">Lamrimnesia Store</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://store.lamrimnesia.com/product/lamrim-by-my-side-a-pocket-book-of-lamrim/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kelahiran Kembali: dalam Buddhisme Awal &#038; Riset Terkini</title>
		<link>https://store.lamrimnesia.com/product/kelahiran-kembali-dalam-buddhisme-awal-riset-terkini/</link>
					<comments>https://store.lamrimnesia.com/product/kelahiran-kembali-dalam-buddhisme-awal-riset-terkini/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Karunika Devi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 Apr 2022 06:24:52 +0000</pubDate>
				<guid isPermaLink="false">https://store.lamrimnesia.com/?post_type=product&#038;p=8862</guid>

					<description><![CDATA[<p>“Dari perspektif uniknya sebagai seorang cendekiawan akademik dan biksu, Bhikkhu Anālayo menyajikan sebuah penjelasan menyeluruh tentang doktrin Buddhis awal terhadap kelahiran kembali dan perdebatan tentangnya di India kuno dan Tiongkok kekaisaran awal. Beliau juga menyertakan analisis yang tajam dari berbagai fenomena beberapa orang yang telah menjadi bukti adanya kelahiran kembali. Buku ini adalah bacaan penting bagi siapa pun yang tertarik dengan topik-topik menarik ini.” -- Evan Thompson, penulis Waking, Dreaming, Being: Self and Consciousness in Neuroscience, Meditation, and Philosophy</p>
<p>“Bhikkhu Anālayo menawarkan studi terperinci tentang doktrin kelahiran kembali Buddhis yang banyak diperdebatkan dan survei bukti yang relevan. Dia juga menyelidiki pelantunan Pali dari Dhammaruwan, yang pada usia yang sangat muda akan secara spontan melantunkan Sutra-sutra Buddhis kuno dan kompleks. Saya pertama kali bertemu Dhammaruwan ketika dia berusia tujuh tahun, ketika guru saya, Anagarika Munindraji, dan saya mengunjungi dia dan keluarganya di Sri Lanka. KELAHIRAN KEMBALI: dalam Buddhisme Awal dan Riset Terkini menjelaskan topik yang kompleks dengan kejelasan dan pemahaman yang luar biasa.” -- Joseph Goldstein, penulis Mindfulness: A Practical Guide to Awakening</p>
<p>“Bhikkhu Anālayo bergerak dengan mudah dari presentasi yang mencerahkan tentang konsepsi Buddhis klasik tentang kelahiran dan kematian menuju penyelidikan yang cermat atas laporan paranormal yang meskipun mengundang perdebatan, namun menarik. Dengan melakukan hal ini, cendekiawan monastik yang terpelajar dan dermawan secara intelektual ini menawarkan instruksi sejarah dan filologis yang masuk akal. Pada saat yang sama, beliau juga membawa kembali kebijaksanaan Buddhis yang hakiki tentang menghadapi kematian dengan penuh perhatian dan harapan yang tenang. Sebuah studi yang menarik.” -- Carol Zaleski, penulis Otherworld Journeys: Accounts of Near-Death Experience in Medieval and Modern Times dan The Life of the World to Come</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://store.lamrimnesia.com/product/kelahiran-kembali-dalam-buddhisme-awal-riset-terkini/">Kelahiran Kembali: dalam Buddhisme Awal &#038; Riset Terkini</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://store.lamrimnesia.com">Lamrimnesia Store</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Judul: Kelahiran Kembali: dalam Buddhisme Awal &amp; Riset Terkini<br />
Penulis: Bhikkhu Anālayo<br />
Penerbit: Penerbit Yayasan Pengembangan dan Pelestarian Lamrim Nusantara<br />
Ukuran: 21 x 14.8 x 1.2 mm<br />
Jumlah Halaman: xxii+370<br />
Cover: Soft Cover<br />
ISBN: 978-623-6632-08-6<br />
Terbit: 2022</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://store.lamrimnesia.com/product/kelahiran-kembali-dalam-buddhisme-awal-riset-terkini/">Kelahiran Kembali: dalam Buddhisme Awal &#038; Riset Terkini</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://store.lamrimnesia.com">Lamrimnesia Store</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://store.lamrimnesia.com/product/kelahiran-kembali-dalam-buddhisme-awal-riset-terkini/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menjadi Buddha Di Tempat Kerja</title>
		<link>https://store.lamrimnesia.com/product/menjadi-buddha-di-tempat-kerja/</link>
					<comments>https://store.lamrimnesia.com/product/menjadi-buddha-di-tempat-kerja/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Karunika Devi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Nov 2021 08:30:26 +0000</pubDate>
				<guid isPermaLink="false">https://store.lamrimnesia.com/?post_type=product&#038;p=8466</guid>

					<description><![CDATA[<p>"“Menjadi Buddha di Tempat Kerja mencoba mengaitkan nasihat-nasihat Buddha dengan tempat kerja di kehidupan modern. Saya percaya bahwa para pembaca akan menemukan inspirasi di sini, dan saya berdoa agar mereka yang menemukan inspirasi ini akan menjumpai keberhasilan dalam penerapannya.”—Kata Pengantar oleh Y.M.S. Dalai Lama XIV</p>
<p>“Menjadi Buddha di Tempat Kerja membuat saya berpikir; membuat saya tertawa kecil; membuat saya merenung. Memiliki buku kecil ini seperti memiliki Buddha sebagai salah satu mentor atau pelatih Anda—seseorang yang dapat membantu Anda dengan masalah dunia nyata.”—Ken Blanchard, rekan penulis The One Minute Manager® dan Leading at a Higher Level</p>
<p>“Kebanyakan dari kita dapat memperoleh manfaat dengan lebih banyak mengingat Buddha selama menjalani keseharian kita. Buku ini adalah panduan luar biasa untuk mengubah tekanan tempat kerja dan menghadapi permasalahan dengan candaan dan kesetaraan.”—Walter Isaacson, Presiden, The Aspen Institute, dan penggubah biografi Steve Jobs, Einstein, dan Benjamin Franklin</p>
<p>“Apa yang kamu harapkan ketika seorang cendekiawan Buddhis dan seorang pakar tempat kerja menulis sebuah buku bersama? Menjadi Buddha di Tempat Kerja—risalah dengan implikasi spiritual yang mendalam dan aplikasi praktis. Menjadi berkesadaran tidak pernah sepenting ini, dalam iklim bisnis stres-tinggi saat ini.”—Marshall Goldsmith, penggubah Mojo and What Got You Here Won’t Get You There</p>
<p>“Sebagai seorang Lama Tibet, saya bahagia bahwa para pekerja di mana pun dapat memperoleh manfaat dari ajaran Buddha dalam pekerjaan dan karir mereka dengan membaca buku yang menginspirasi ini. Ajaran yang sama ini telah menuntun silsilah Nyingmapa saya selama berabad-abad, jadi sungguh penghargaan luar biasa melihat ajaran Buddha berkembang dalam era ini.”—Tulku Tsori Rinpoche, pendiri Yogi Tsoru Dechen Rinpoche Foundation</p>
<p>“Di dunia tempat orang-orang merasa stres, kerja berlebih, dan terdistraksi oleh layar terus-menerus, buku ini membawa sebuah penyadaran lembut bagi diri kita. Ditulis dengan bahasa yang lugas dan penuh kasih, buku ini akan membawa seulas senyuman pengakuan dan membantu Anda menghapus debu dari cermin batin Anda.”—Dr. Cristina Rocha, Redaktur Pelaksana, Journal of Global Buddhism<br />
"</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://store.lamrimnesia.com/product/menjadi-buddha-di-tempat-kerja/">Menjadi Buddha Di Tempat Kerja</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://store.lamrimnesia.com">Lamrimnesia Store</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&#8220;Judul: Menjadi Buddha di Tempat Kerja: 108 Kiat Klasik Menuju Sukses<br />
Penulis: Franz Metcalf &#038; BJ Gallagher<br />
Penerbit: Penerbit Yayasan Pengembangan dan Pelestarian Lamrim Nusantara<br />
Ukuran: 21 x 14.8 x 1.2 mm<br />
Jumlah Halaman: xiv+202<br />
Cover: Soft Cover<br />
ISBN: 978-623-6632-07-9<br />
Terbit: 2021&#8221;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://store.lamrimnesia.com/product/menjadi-buddha-di-tempat-kerja/">Menjadi Buddha Di Tempat Kerja</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://store.lamrimnesia.com">Lamrimnesia Store</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://store.lamrimnesia.com/product/menjadi-buddha-di-tempat-kerja/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wewadining Kabagyan</title>
		<link>https://store.lamrimnesia.com/product/wewadining-kabagyan/</link>
					<comments>https://store.lamrimnesia.com/product/wewadining-kabagyan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Karunika Devi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Sep 2021 07:52:31 +0000</pubDate>
				<guid isPermaLink="false">https://store.lamrimnesia.com/?post_type=product&#038;p=8429</guid>

					<description><![CDATA[<p>Judul: Wewadining Kabagyan Kabagyan Sejati, Apa Mungkin? Penulis: Dagpo Rinpoche Penerbit: Penerbit Padi Emas Ukuran: 148 x 210 mm Jumlah Halaman: xvi+125 Cover: Soft Cover ISBN: 978-602-52501-7-0 Terbit: 2020</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://store.lamrimnesia.com/product/wewadining-kabagyan/">Wewadining Kabagyan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://store.lamrimnesia.com">Lamrimnesia Store</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Judul: Wewadining Kabagyan<br />
Kabagyan Sejati, Apa Mungkin?<br />
Penulis: Dagpo Rinpoche<br />
Penerbit: Penerbit Padi Emas<br />
Ukuran: 148 x 210 mm<br />
Jumlah Halaman: xvi+125<br />
Cover: Soft Cover<br />
ISBN: 978-602-52501-7-0<br />
Terbit: 2020</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://store.lamrimnesia.com/product/wewadining-kabagyan/">Wewadining Kabagyan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://store.lamrimnesia.com">Lamrimnesia Store</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://store.lamrimnesia.com/product/wewadining-kabagyan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Demi Kepentingan Semua Makhluk: Sebuah Ulasan Atas Lakon Hidup Sang Penerang</title>
		<link>https://store.lamrimnesia.com/product/demi-kepentingan-semua-makhluk-sebuah-ulasan-atas-lakon-hidup-sang-penerang/</link>
					<comments>https://store.lamrimnesia.com/product/demi-kepentingan-semua-makhluk-sebuah-ulasan-atas-lakon-hidup-sang-penerang/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Karunika Devi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 22 Aug 2021 04:55:45 +0000</pubDate>
				<guid isPermaLink="false">https://store.lamrimnesia.com/?post_type=product&#038;p=8383</guid>

					<description><![CDATA[<p><span data-sheets-value="{&#34;1&#34;:2,&#34;2&#34;:&#34;\&#34;Tak perlu menjadi seorang Buddhis untuk menyadari keindahan ajaran dan kesederhanaan hidup yang diperkenalkan di sini. Sebenarnya, non-Buddhis mungkin menemukan pendekatan baru yang menyegarkan terhadap doktrin 'love your neighbor', dan 'do unto others as you would have others do unto you.\&#34; - Booklist\r\n\r\nY.M.S. Dalai Lama XIV perwujudan hidup seorang Bodhisatwa, secara terperinci menyajikan panduan praktis berdasarkan teks Buddhisme Mahayana yang terkenal yaitu Lakon Hidup Sang Penerang oleh Shantidewa. Melalui penjelasan karya klasik dan bermakna ini, beliau menunjukan bagaimana setiap orang dapat mengembangkan sebuah kebaikan hati yang sesungguhnya dan aspirasi untuk pencerahan semua makhluk. Dalam buku ini, pengetahuan mendalam beliau yang merupakan hasil dari latihan ekstensif sangat terlihat, yaitu mengenai wawasan luar biasa beliau tentang manusia dan makna menjadi orang yang bertanggung jawab dan peduli. Manusia dengan karakter demikian, akan bisa mengatasi racun mentalnya dan melewati kesukaran sekecil apa pun.&#34;}" data-sheets-userformat="{&#34;2&#34;:33569729,&#34;3&#34;:{&#34;1&#34;:0},&#34;9&#34;:1,&#34;10&#34;:1,&#34;11&#34;:1,&#34;12&#34;:0,&#34;14&#34;:{&#34;1&#34;:2,&#34;2&#34;:6710886},&#34;15&#34;:&#34;Roboto&#34;,&#34;16&#34;:10,&#34;28&#34;:1}">"Tak perlu menjadi seorang Buddhis untuk menyadari keindahan ajaran dan kesederhanaan hidup yang diperkenalkan di sini. Sebenarnya, non-Buddhis mungkin menemukan pendekatan baru yang menyegarkan terhadap doktrin 'love your neighbor', dan 'do unto others as you would have others do unto you." - Booklist</span></p>
<p>Y.M.S. Dalai Lama XIV perwujudan hidup seorang Bodhisatwa, secara terperinci menyajikan panduan praktis berdasarkan teks Buddhisme Mahayana yang terkenal yaitu Lakon Hidup Sang Penerang oleh Shantidewa. Melalui penjelasan karya klasik dan bermakna ini, beliau menunjukan bagaimana setiap orang dapat mengembangkan sebuah kebaikan hati yang sesungguhnya dan aspirasi untuk pencerahan semua makhluk. Dalam buku ini, pengetahuan mendalam beliau yang merupakan hasil dari latihan ekstensif sangat terlihat, yaitu mengenai wawasan luar biasa beliau tentang manusia dan makna menjadi orang yang bertanggung jawab dan peduli. Manusia dengan karakter demikian, akan bisa mengatasi racun mentalnya dan melewati kesukaran sekecil apa pun.</p>
<p><strong>Pre-Order</strong><br />
<strong>Buku masih dalam proses pencetakan dan akan dikirim di bulan September</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://store.lamrimnesia.com/product/demi-kepentingan-semua-makhluk-sebuah-ulasan-atas-lakon-hidup-sang-penerang/">Demi Kepentingan Semua Makhluk: Sebuah Ulasan Atas Lakon Hidup Sang Penerang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://store.lamrimnesia.com">Lamrimnesia Store</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Judul: Demi Kepentingan Semua Makhluk: Sebuah Ulasan Atas Lakon Hidup Sang Penerang<br />
Penulis: Y.M.S. Dalai Lama XIV<br />
Penerbit: Penerbit Yayasan Pengembangan dan Pelestarian Lamrim Nusantara<br />
Ukuran: 21 x 14.8 x 1.2 mm<br />
Jumlah Halaman: xvii+137<br />
Cover: Soft Cover<br />
ISBN: 978-623-6632-06-2<br />
Terbit: 2021</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://store.lamrimnesia.com/product/demi-kepentingan-semua-makhluk-sebuah-ulasan-atas-lakon-hidup-sang-penerang/">Demi Kepentingan Semua Makhluk: Sebuah Ulasan Atas Lakon Hidup Sang Penerang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://store.lamrimnesia.com">Lamrimnesia Store</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://store.lamrimnesia.com/product/demi-kepentingan-semua-makhluk-sebuah-ulasan-atas-lakon-hidup-sang-penerang/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Harta, Takhta dan Wanita Dalam Gandawyuha: Kelana Pemuda Sudhana Mencari Pencerahan</title>
		<link>https://store.lamrimnesia.com/product/harta-takhta-dan-wanita-dalam-gandawyuha/</link>
					<comments>https://store.lamrimnesia.com/product/harta-takhta-dan-wanita-dalam-gandawyuha/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Karunika Devi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Jul 2021 11:46:34 +0000</pubDate>
				<guid isPermaLink="false">https://store.lamrimnesia.com/?post_type=product&#038;p=7928</guid>

					<description><![CDATA[<p><span data-sheets-value="{&#34;1&#34;:2,&#34;2&#34;:&#34;Sutra Gandawyuha adalah salah satu Sutra terpenting dalam Buddhisme tradisi Mahayana. Versi awal terjemahan Cina atas Gandawyuha dilampirkan sebagai bab terakhir dari Avatamsaka Sutra, sementara versi terjemahan yang terakhir, di mana Sutra ini dianggap sebagai teks tersendiri, diberi judul Huayanjing. Sutra sebanyak 460 panel ini terpatri di lorong 2, 3, dan 4 di Candi Borobudur, yang menurut arkeolog Prof. Dr. Noerhadi Magetsari merupakan integrasi dua aliran besar agama Buddha yaitu Sutrayana dan Tantrayana.\r\n\r\nHarta, Takhta, dan Wanita dalam Gandawyuha: Kelana Pemuda Sudhana Mencari Pencerahan berisi kisah tokoh utama Sutra ini, pemuda bernama Sudhana, putra seorang pedagang-bankir yang meninggalkan rumah demi memulai perjalanan spiritualnya sendiri. Dalam perjalanannya, Sudhana berguru pada lebih dari 50 Kalyanamitra (alias takhta) dari berbagai kalangan tanpa melihat asal strata sosial mereka, seperti Brahmana, pedagang-bankir, tabib, ratu, perumah tangga, dll. Kalyanamitra Sudhana, yang beberapa di antaranya merupakan hartawan, secara mengejutkan juga mencakupi sejumlah besar wanita dan non-Buddhis, seperti Wasumitra, Siwa Mahadewa, dll. ‘Wanita’ dalam Gandawyuha (Kalyanamitra wanita) meliputi 51% total teks. Harta, takhta, wanita ini mencerminkan catatan sejarah kehidupan beragama sebuah masyarakat.\r\n\r\nDi sinilah kita bisa memahami konteks sosial India pada masa itu, yakni pluralisme tradisi religius yang mungkin saja kompetitif, tapi yang pasti saling meminjam inspirasi dan tak menafikan eksistensi satu sama lain. Oleh karenanya, Romo Mudji Sutrisno, pengamat budaya, menyatakan relief Gandawyuha bisa menjadi payung untuk mendiskusikan berbagai pengalaman religi dalam semua agama. Tak terbatas pada agama besar, tetapi juga agama-agama yang muncul dari bumi Nusantara yang selama ini termarjinalkan. Menurut beliau, kisah ini mencerminkan tingkat toleransi agama yang tinggi. Di samping itu, buku ini akan menunjukkan bahwa Sutra Gandawyuha tidak hanya mengandung ajaran metafisik dan spiritual, tapi juga menunjukkan bagaimana isu harta, takhta, wanita dari para Kalyanamitra berkontribusi dalam pencapaian pencerahan suatu makhluk.\r&#34;}" data-sheets-userformat="{&#34;2&#34;:33569729,&#34;3&#34;:{&#34;1&#34;:0},&#34;9&#34;:1,&#34;10&#34;:1,&#34;11&#34;:1,&#34;12&#34;:0,&#34;14&#34;:{&#34;1&#34;:2,&#34;2&#34;:6710886},&#34;15&#34;:&#34;Roboto&#34;,&#34;16&#34;:10,&#34;28&#34;:1}" data-sheets-textstyleruns="">Sutra Gandawyuha adalah salah satu Sutra terpenting dalam Buddhisme tradisi Mahayana. Versi awal terjemahan Cina atas Gandawyuha dilampirkan sebagai bab terakhir dari Avatamsaka Sutra, sementara versi terjemahan yang terakhir, di mana Sutra ini dianggap sebagai teks tersendiri, diberi judul Huayanjing. Sutra sebanyak 460 panel ini terpatri di lorong 2, 3, dan 4 di Candi Borobudur, yang menurut arkeolog Prof. Dr. Noerhadi Magetsari merupakan integrasi dua aliran besar agama Buddha yaitu Sutrayana dan Tantrayana.</span></p>
<p>Harta, Takhta, dan Wanita dalam Gandawyuha: Kelana Pemuda Sudhana Mencari Pencerahan berisi kisah tokoh utama Sutra ini, pemuda bernama Sudhana, putra seorang pedagang-bankir yang meninggalkan rumah demi memulai perjalanan spiritualnya sendiri. Dalam perjalanannya, Sudhana berguru pada lebih dari 50 Kalyanamitra (alias takhta) dari berbagai kalangan tanpa melihat asal strata sosial mereka, seperti Brahmana, pedagang-bankir, tabib, ratu, perumah tangga, dll. Kalyanamitra Sudhana, yang beberapa di antaranya merupakan hartawan, secara mengejutkan juga mencakupi sejumlah besar wanita dan non-Buddhis, seperti Wasumitra, Siwa Mahadewa, dll. ‘Wanita’ dalam Gandawyuha (Kalyanamitra wanita) meliputi 51% total teks. Harta, takhta, wanita ini mencerminkan catatan sejarah kehidupan beragama sebuah masyarakat.</p>
<p>Di sinilah kita bisa memahami konteks sosial India pada masa itu, yakni pluralisme tradisi religius yang mungkin saja kompetitif, tapi yang pasti saling meminjam inspirasi dan tak menafikan eksistensi satu sama lain. Oleh karenanya, Romo Mudji Sutrisno, pengamat budaya, menyatakan relief Gandawyuha bisa menjadi payung untuk mendiskusikan berbagai pengalaman religi dalam semua agama. Tak terbatas pada agama besar, tetapi juga agama-agama yang muncul dari bumi Nusantara yang selama ini termarjinalkan. Menurut beliau, kisah ini mencerminkan tingkat toleransi agama yang tinggi. Di samping itu, buku ini akan menunjukkan bahwa Sutra Gandawyuha tidak hanya mengandung ajaran metafisik dan spiritual, tapi juga menunjukkan bagaimana isu harta, takhta, wanita dari para Kalyanamitra berkontribusi dalam pencapaian pencerahan suatu makhluk.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://store.lamrimnesia.com/product/harta-takhta-dan-wanita-dalam-gandawyuha/">Harta, Takhta dan Wanita Dalam Gandawyuha: Kelana Pemuda Sudhana Mencari Pencerahan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://store.lamrimnesia.com">Lamrimnesia Store</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span data-sheets-value="{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:&quot;Judul: Harta, Takhta dan Wanita Dalam Gandawyuha: Kelana Pemuda Sudhana Mencari Pencerahan\nPenulis: Stanley Khu\nPenerbit: Penerbit Yayasan Pengembangan dan Pelestarian Lamrim Nusantara\nUkuran: 21 x 14.8 mm\nJumlah Halaman: viii+154\nCover: Soft Cover\nISBN: 978-623-6632-05-5\nTerbit: 2021&quot;}" data-sheets-userformat="{&quot;2&quot;:33569729,&quot;3&quot;:{&quot;1&quot;:0},&quot;9&quot;:1,&quot;10&quot;:1,&quot;11&quot;:1,&quot;12&quot;:0,&quot;14&quot;:{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:6710886},&quot;15&quot;:&quot;Roboto&quot;,&quot;16&quot;:10,&quot;28&quot;:1}" data-sheets-formula="=&quot;Judul: &quot;&amp;C[2]:C[2]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;Penulis: &quot;&amp;C[3]:C[3]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;Penerbit: &quot;&amp;C[4]:C[4]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;Ukuran: &quot;&amp;C[5]:C[5]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;Jumlah Halaman: &quot;&amp;C[6]:C[6]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;Cover: &quot;&amp;C[7]:C[7]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;ISBN: &quot;&amp;C[8]:C[8]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;Terbit: &quot;&amp;C[9]:C[9]">Judul: Harta, Takhta dan Wanita Dalam Gandawyuha: Kelana Pemuda Sudhana Mencari Pencerahan<br />
Penulis: Stanley Khu<br />
Penerbit: Penerbit Yayasan Pengembangan dan Pelestarian Lamrim Nusantara<br />
Ukuran: 21 x 14.8 mm<br />
Jumlah Halaman: viii+154<br />
Cover: Soft Cover<br />
ISBN: 978-623-6632-05-5<br />
Terbit: 2021</span></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://store.lamrimnesia.com/product/harta-takhta-dan-wanita-dalam-gandawyuha/">Harta, Takhta dan Wanita Dalam Gandawyuha: Kelana Pemuda Sudhana Mencari Pencerahan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://store.lamrimnesia.com">Lamrimnesia Store</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://store.lamrimnesia.com/product/harta-takhta-dan-wanita-dalam-gandawyuha/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jalan Menuju Kemahatahuan</title>
		<link>https://store.lamrimnesia.com/product/jalan-menuju-kemahatahuan/</link>
					<comments>https://store.lamrimnesia.com/product/jalan-menuju-kemahatahuan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Karunika Devi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 May 2021 07:20:16 +0000</pubDate>
				<guid isPermaLink="false">https://store.lamrimnesia.com/?post_type=product&#038;p=7896</guid>

					<description><![CDATA[<p><span data-sheets-value="{&#34;1&#34;:2,&#34;2&#34;:&#34;“Jalan Menuju Kemahatahuan” menyajikan kompilasi dari Jalan Mudah oleh Panchen Losang Chokyi Gyaltshen (Panchen Lama I) dan Jalan Cepat oleh Panchen Losang Yeshe (Panchen Lama II). Jalan Mudah dan Jalan Cepat, yang biasanya dipraktikkan secara bersamaan, termasuk dalam Delapan Kitab Agung Lamrim. Keduanya merupakan kitab panduan untuk mempraktikkan meditasi, dan dasar dari penggubahan karya Kyabje Phabongkha Dechen Nyingpo yaitu Instruksi Guru yang Berharga, sebuah garis besar instruksi praktis Tahapan Jalan Menuju Pencerahan yang dipraktikkan oleh makhluk berkapasitas kecil, menengah dan agung. \n\nApa itu Jalan Mudah? Teks ini berisikan tulisan yang digubah berdasarkan Risalah Agung Tahapan Jalan Menuju Pencerahan (Lamrim Chenmo) dan Lamrim Menengah (Lamrim Dringwa) karya Je Tsongkhapa. Jalan Mudah pada dasarnya menguraikan tentang meditasi dan visualisasi yang harus dilakukan terkait masing-masing topik Lamrim. \n\nApa itu Jalan Cepat? Jalan Cepat sesungguhnya merupakan kitab ulasan terhadap Jalan Mudah. Teks ini juga menjadi dasar penjelasan Pembebasan di Tangan Kita oleh raja dari silsilah-silsilah Sutra dan Tantra, Kyabje Phabongkha Dechen Nyingpo, selain teks Instruksi Lisan Manjughosha dan Latihan Batin.\n\nKedua Lamrim ini menuturkan bahwasanya semua makhluk pada dasarnya ingin bahagia dan tidak ingin menderita. Sejatinya, sumber penderitaan berasal dari ketidaktahuan kita tentang tidak adanya perbedaan antara diri kita dan semua makhluk. Dengan menimbulkan perbedaan, kita mengotak-kotakkan diri kita dengan orang lain dan terus-menerus memikirkan diri sendiri sehingga memunculkan klesha lainnya, seperti kemelekatan, kebencian, kecemburuan, dan turunan-turunannya. Lambat laun, kita pun menjadi egois dan dengan lugunya tidak menyadari bahwa itulah penyebab utama penderitaan. Padahal dengan mengutamakan kebahagiaan semua makhluk, barulah kita bisa bebas dari penderitaan. Temukan tahapan-tahapan praktiknya dalam Jalan Menuju Kemahatahuan yang telah diulas dengan gamblang oleh penulis!\n&#34;}" data-sheets-userformat="{&#34;2&#34;:33569729,&#34;3&#34;:{&#34;1&#34;:0},&#34;9&#34;:1,&#34;10&#34;:1,&#34;11&#34;:1,&#34;12&#34;:0,&#34;14&#34;:{&#34;1&#34;:2,&#34;2&#34;:6710886},&#34;15&#34;:&#34;Roboto&#34;,&#34;16&#34;:10,&#34;28&#34;:1}">“Jalan Menuju Kemahatahuan” menyajikan kompilasi dari Jalan Mudah oleh Panchen Losang Chokyi Gyaltshen (Panchen Lama I) dan Jalan Cepat oleh Panchen Losang Yeshe (Panchen Lama II). Jalan Mudah dan Jalan Cepat, yang biasanya dipraktikkan secara bersamaan, termasuk dalam Delapan Kitab Agung Lamrim. Keduanya merupakan kitab panduan untuk mempraktikkan meditasi, dan dasar dari penggubahan karya Kyabje Phabongkha Dechen Nyingpo yaitu Instruksi Guru yang Berharga, sebuah garis besar instruksi praktis Tahapan Jalan Menuju Pencerahan yang dipraktikkan oleh makhluk berkapasitas kecil, menengah dan agung.</span></p>
<p>Apa itu Jalan Mudah? Teks ini berisikan tulisan yang digubah berdasarkan Risalah Agung Tahapan Jalan Menuju Pencerahan (Lamrim Chenmo) dan Lamrim Menengah (Lamrim Dringwa) karya Je Tsongkhapa. Jalan Mudah pada dasarnya menguraikan tentang meditasi dan visualisasi yang harus dilakukan terkait masing-masing topik Lamrim.</p>
<p>Apa itu Jalan Cepat? Jalan Cepat sesungguhnya merupakan kitab ulasan terhadap Jalan Mudah. Teks ini juga menjadi dasar penjelasan Pembebasan di Tangan Kita oleh raja dari silsilah-silsilah Sutra dan Tantra, Kyabje Phabongkha Dechen Nyingpo, selain teks Instruksi Lisan Manjughosha dan Latihan Batin.</p>
<p>Kedua Lamrim ini menuturkan bahwasanya semua makhluk pada dasarnya ingin bahagia dan tidak ingin menderita. Sejatinya, sumber penderitaan berasal dari ketidaktahuan kita tentang tidak adanya perbedaan antara diri kita dan semua makhluk. Dengan menimbulkan perbedaan, kita mengotak-kotakkan diri kita dengan orang lain dan terus-menerus memikirkan diri sendiri sehingga memunculkan klesha lainnya, seperti kemelekatan, kebencian, kecemburuan, dan turunan-turunannya. Lambat laun, kita pun menjadi egois dan dengan lugunya tidak menyadari bahwa itulah penyebab utama penderitaan. Padahal dengan mengutamakan kebahagiaan semua makhluk, barulah kita bisa bebas dari penderitaan. Temukan tahapan-tahapan praktiknya dalam Jalan Menuju Kemahatahuan yang telah diulas dengan gamblang oleh penulis!</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://store.lamrimnesia.com/product/jalan-menuju-kemahatahuan/">Jalan Menuju Kemahatahuan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://store.lamrimnesia.com">Lamrimnesia Store</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span data-sheets-value="{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:&quot;Judul: Jalan Menuju Kemahatahuan\nJalan Mudah &amp; Jalan Cepat\nPenulis: Panchen Losang Chokyi Gyaltshen &amp; Panchen Losang Yeshe\nPenerbit: Penerbit Kadam Choeling\nUkuran: 148 x 210 mm\nJumlah Halaman: x+380\nCover: Soft Cover\nISBN: 978-602-8888-29-5\nTerbit: 44287&quot;}" data-sheets-userformat="{&quot;2&quot;:33569729,&quot;3&quot;:{&quot;1&quot;:0},&quot;9&quot;:1,&quot;10&quot;:1,&quot;11&quot;:1,&quot;12&quot;:0,&quot;14&quot;:{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:6710886},&quot;15&quot;:&quot;Roboto&quot;,&quot;16&quot;:10,&quot;28&quot;:1}" data-sheets-formula="=&quot;Judul: &quot;&amp;C[2]:C[2]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;Penulis: &quot;&amp;C[3]:C[3]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;Penerbit: &quot;&amp;C[4]:C[4]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;Ukuran: &quot;&amp;C[5]:C[5]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;Jumlah Halaman: &quot;&amp;C[6]:C[6]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;Cover: &quot;&amp;C[7]:C[7]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;ISBN: &quot;&amp;C[8]:C[8]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;Terbit: &quot;&amp;C[9]:C[9]">Judul: Jalan Menuju Kemahatahuan, Jalan Mudah &amp; Jalan Cepat<br />
Penulis: Panchen Losang Chokyi Gyaltshen &amp; Panchen Losang Yeshe<br />
Penerbit: Penerbit Kadam Choeling<br />
Ukuran: 148 x 210 mm<br />
Jumlah Halaman: x+380<br />
Cover: Soft Cover<br />
ISBN: 978-602-8888-29-5<br />
Terbit: 2021</span></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://store.lamrimnesia.com/product/jalan-menuju-kemahatahuan/">Jalan Menuju Kemahatahuan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://store.lamrimnesia.com">Lamrimnesia Store</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://store.lamrimnesia.com/product/jalan-menuju-kemahatahuan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mengembalikan Budaya Belajar, Kebijaksanaan Klasik di Era Kiwari</title>
		<link>https://store.lamrimnesia.com/product/mengembalikan-budaya-belajar/</link>
					<comments>https://store.lamrimnesia.com/product/mengembalikan-budaya-belajar/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Karunika Devi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Sep 2020 07:48:38 +0000</pubDate>
				<guid isPermaLink="false">https://store.lamrimnesia.com/?post_type=product&#038;p=7720</guid>

					<description><![CDATA[<p>Aku pikir adalah sebuah kewajiban moral bagi generasi muda yang baru terbit dan generasi tua yang hampir terbenam (terutama yang mengaku diri sebagai Buddhis) untuk menilai dan mengomentari apa-apa saja yang benar dan keliru dalam buku ini.</p>
<p>Buku ini ditulis bukan dengan tujuan propaganda tertentu, karena jamaknya propaganda alergi pada kritikan. Tetapi, kalaupun tulisan-tulisan dalam buku ini dianggap sebagai propaganda terselubung, maka setidaknya anggaplah mereka sebagai sebuah polemik, sebuah niat tulus untuk memulai perbincangan soal situasi pelik yang dialami oleh manusia Indonesia, terutama Buddhisnya.</p>
<p>Apa pasalnya sebuah polemik harus dimulai? Mari kita tanyakan pada Buddhis di Indonesia secara umum. Kita tidak bisa membantah bahwa Buddhisme, terlepas dari kebesarannya di masa lampau, kini hanyalah sebuah minoritas di Indonesia. Dan selayaknya sebuah minoritas, kita mungkin mengira bahwa Buddhis di Indonesia akan solid, padat berisi menyokong satu sama lain. Sayangnya, tidak demikian kasusnya. Tanpa memaklumi bahwa hanya mayoritas yang punya privilese untuk tarik urat satu sama lain, Buddhis di Indonesia malah gontok-gontokan tak keruan, tak sadar bahwa jumlah mereka semakin merosot dan di ambang kepunahan.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://store.lamrimnesia.com/product/mengembalikan-budaya-belajar/">Mengembalikan Budaya Belajar, Kebijaksanaan Klasik di Era Kiwari</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://store.lamrimnesia.com">Lamrimnesia Store</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Mengembalikan Budaya Belajar<br />
Kebijaksanaan Klasik di Era Kiwari<br />
Oleh Iwan Pranoto</strong></p>
<p>Agustus 2020 21 x 14.85 x 1.5 cm, <span data-sheets-value="{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:&quot;Judul: Mengembalikan Budaya Belajar\nKebijaksanaan Klasik di Era Kiwari\nPenulis: Iwan Pranoto\nPenerbit: Penerbit Yayasan Pengembangan dan Pelestarian Lamrim Nusantara\nUkuran: 148 x 210 mm\nJumlah Halaman: xiv+160\nCover: Soft Cover\nISBN: 978-623-66320-0-0\nTerbit: 2020&quot;}" data-sheets-userformat="{&quot;2&quot;:33569729,&quot;3&quot;:{&quot;1&quot;:0},&quot;9&quot;:1,&quot;10&quot;:1,&quot;11&quot;:1,&quot;12&quot;:0,&quot;14&quot;:{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:6710886},&quot;15&quot;:&quot;Roboto&quot;,&quot;16&quot;:10,&quot;28&quot;:1}" data-sheets-formula="=&quot;Judul: &quot;&amp;C[2]:C[2]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;Penulis: &quot;&amp;C[3]:C[3]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;Penerbit: &quot;&amp;C[4]:C[4]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;Ukuran: &quot;&amp;C[5]:C[5]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;Jumlah Halaman: &quot;&amp;C[6]:C[6]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;Cover: &quot;&amp;C[7]:C[7]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;ISBN: &quot;&amp;C[8]:C[8]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;Terbit: &quot;&amp;C[9]:C[9]">xiv+160</span> hlm<br />
ISBN: <span data-sheets-value="{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:&quot;Judul: Mengembalikan Budaya Belajar\nKebijaksanaan Klasik di Era Kiwari\nPenulis: Iwan Pranoto\nPenerbit: Penerbit Yayasan Pengembangan dan Pelestarian Lamrim Nusantara\nUkuran: 148 x 210 mm\nJumlah Halaman: xiv+160\nCover: Soft Cover\nISBN: 978-623-66320-0-0\nTerbit: 2020&quot;}" data-sheets-userformat="{&quot;2&quot;:33569729,&quot;3&quot;:{&quot;1&quot;:0},&quot;9&quot;:1,&quot;10&quot;:1,&quot;11&quot;:1,&quot;12&quot;:0,&quot;14&quot;:{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:6710886},&quot;15&quot;:&quot;Roboto&quot;,&quot;16&quot;:10,&quot;28&quot;:1}" data-sheets-formula="=&quot;Judul: &quot;&amp;C[2]:C[2]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;Penulis: &quot;&amp;C[3]:C[3]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;Penerbit: &quot;&amp;C[4]:C[4]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;Ukuran: &quot;&amp;C[5]:C[5]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;Jumlah Halaman: &quot;&amp;C[6]:C[6]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;Cover: &quot;&amp;C[7]:C[7]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;ISBN: &quot;&amp;C[8]:C[8]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;Terbit: &quot;&amp;C[9]:C[9]">978-623-66320-0-0</span><br />
Berat: 400 gr<br />
Penerbit: Yayasan Pengembangan dan Pelestarian Lamrim Nusantara<br />
Cover: Soft Cover</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://store.lamrimnesia.com/product/mengembalikan-budaya-belajar/">Mengembalikan Budaya Belajar, Kebijaksanaan Klasik di Era Kiwari</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://store.lamrimnesia.com">Lamrimnesia Store</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://store.lamrimnesia.com/product/mengembalikan-budaya-belajar/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bertuhan, Beragama, dan Hal-Hal Lain yang Belum Selesai</title>
		<link>https://store.lamrimnesia.com/product/bertuhan-beragama-dan-hal-hal-lain-yang-belum-selesai/</link>
					<comments>https://store.lamrimnesia.com/product/bertuhan-beragama-dan-hal-hal-lain-yang-belum-selesai/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[paopao]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Jul 2020 04:58:33 +0000</pubDate>
				<guid isPermaLink="false">https://store.lamrimnesia.com/?post_type=product&#038;p=7546</guid>

					<description><![CDATA[<p>Aku pikir adalah sebuah kewajiban moral bagi generasi muda yang baru terbit dan generasi tua yang hampir terbenam (terutama yang mengaku diri sebagai Buddhis) untuk menilai dan mengomentari apa-apa saja yang benar dan keliru dalam buku ini.</p>
<p>Buku ini ditulis bukan dengan tujuan propaganda tertentu, karena jamaknya propaganda alergi pada kritikan. Tetapi, kalaupun tulisan-tulisan dalam buku ini dianggap sebagai propaganda terselubung, maka setidaknya anggaplah mereka sebagai sebuah polemik, sebuah niat tulus untuk memulai perbincangan soal situasi pelik yang dialami oleh manusia Indonesia, terutama Buddhisnya.</p>
<p>Apa pasalnya sebuah polemik harus dimulai? Mari kita tanyakan pada Buddhis di Indonesia secara umum. Kita tidak bisa membantah bahwa Buddhisme, terlepas dari kebesarannya di masa lampau, kini hanyalah sebuah minoritas di Indonesia. Dan selayaknya sebuah minoritas, kita mungkin mengira bahwa Buddhis di Indonesia akan solid, padat berisi menyokong satu sama lain. Sayangnya, tidak demikian kasusnya. Tanpa memaklumi bahwa hanya mayoritas yang punya privilese untuk tarik urat satu sama lain, Buddhis di Indonesia malah gontok-gontokan tak keruan, tak sadar bahwa jumlah mereka semakin merosot dan di ambang kepunahan.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://store.lamrimnesia.com/product/bertuhan-beragama-dan-hal-hal-lain-yang-belum-selesai/">Bertuhan, Beragama, dan Hal-Hal Lain yang Belum Selesai</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://store.lamrimnesia.com">Lamrimnesia Store</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Bertuhan, Beragama, dan Hal-Hal Lain yang Belum Selesai<br />
</strong><strong>Sebuah Perspektif Buddhis Indonesia</strong></p>
<p><strong>Oleh Bhadra Ruci<br />
<span data-sheets-value="{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:&quot;Judul: Rahasia BahagiarnKebahagiaan Universal, Mungkinkah?nPenulis: nPenerbit: Penerbit Padi EmasnUkuran: 148 x 210 mmnJumlah Halaman: xvi+127nCover: Soft CovernISBN: 978-602-52501-6-3nTerbit: 2020&quot;}" data-sheets-userformat="{&quot;2&quot;:33569729,&quot;3&quot;:{&quot;1&quot;:0},&quot;9&quot;:1,&quot;10&quot;:1,&quot;11&quot;:1,&quot;12&quot;:0,&quot;14&quot;:[null,2,6710886],&quot;15&quot;:&quot;Roboto&quot;,&quot;16&quot;:10,&quot;28&quot;:1}" data-sheets-formula="=&quot;Judul: &quot;&amp;C[2]:C[2]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;Penulis: &quot;&amp;C[3]:C[3]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;Penerbit: &quot;&amp;C[4]:C[4]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;Ukuran: &quot;&amp;C[5]:C[5]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;Jumlah Halaman: &quot;&amp;C[6]:C[6]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;Cover: &quot;&amp;C[7]:C[7]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;ISBN: &quot;&amp;C[8]:C[8]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;Terbit: &quot;&amp;C[9]:C[9]"><br />
</span></strong>Agustus 2020 21 x 14.85 x 3 cm, <span data-sheets-value="{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:&quot;Judul: Bertuhan, Beragama, Dan Hal-Hal Yang Belum Selesai: Sebuah Perspektif Buddhis Indonesia\nPenulis: Bhadra Ruci\nPenerbit: Penerbit Yayasan Pengembangan dan Pelestarian Lamrim Nusantara\nUkuran: 148 x 210 mm\nJumlah Halaman: xviii+242\nCover: Soft Cover\nISBN: 978-602-61592-7-4\nTerbit: 2020&quot;}" data-sheets-userformat="{&quot;2&quot;:33569729,&quot;3&quot;:{&quot;1&quot;:0},&quot;9&quot;:1,&quot;10&quot;:1,&quot;11&quot;:1,&quot;12&quot;:0,&quot;14&quot;:{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:6710886},&quot;15&quot;:&quot;Roboto&quot;,&quot;16&quot;:10,&quot;28&quot;:1}" data-sheets-formula="=&quot;Judul: &quot;&amp;C[2]:C[2]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;Penulis: &quot;&amp;C[3]:C[3]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;Penerbit: &quot;&amp;C[4]:C[4]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;Ukuran: &quot;&amp;C[5]:C[5]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;Jumlah Halaman: &quot;&amp;C[6]:C[6]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;Cover: &quot;&amp;C[7]:C[7]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;ISBN: &quot;&amp;C[8]:C[8]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;Terbit: &quot;&amp;C[9]:C[9]">xviii+242</span> hlm<br />
ISBN: <span data-sheets-value="{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:&quot;Judul: Bertuhan, Beragama, Dan Hal-Hal Yang Belum Selesai: Sebuah Perspektif Buddhis Indonesia\nPenulis: Bhadra Ruci\nPenerbit: Penerbit Yayasan Pengembangan dan Pelestarian Lamrim Nusantara\nUkuran: 148 x 210 mm\nJumlah Halaman: xviii+242\nCover: Soft Cover\nISBN: 978-602-61592-7-4\nTerbit: 2020&quot;}" data-sheets-userformat="{&quot;2&quot;:33569729,&quot;3&quot;:{&quot;1&quot;:0},&quot;9&quot;:1,&quot;10&quot;:1,&quot;11&quot;:1,&quot;12&quot;:0,&quot;14&quot;:{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:6710886},&quot;15&quot;:&quot;Roboto&quot;,&quot;16&quot;:10,&quot;28&quot;:1}" data-sheets-formula="=&quot;Judul: &quot;&amp;C[2]:C[2]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;Penulis: &quot;&amp;C[3]:C[3]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;Penerbit: &quot;&amp;C[4]:C[4]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;Ukuran: &quot;&amp;C[5]:C[5]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;Jumlah Halaman: &quot;&amp;C[6]:C[6]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;Cover: &quot;&amp;C[7]:C[7]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;ISBN: &quot;&amp;C[8]:C[8]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;Terbit: &quot;&amp;C[9]:C[9]">978-602-61592-7-4</span><br />
Berat: 400 gr<br />
Penerbit: Yayasan Pengembangan dan Pelestarian Lamrim Nusantara<br />
Cover: Soft Cover</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://store.lamrimnesia.com/product/bertuhan-beragama-dan-hal-hal-lain-yang-belum-selesai/">Bertuhan, Beragama, dan Hal-Hal Lain yang Belum Selesai</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://store.lamrimnesia.com">Lamrimnesia Store</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://store.lamrimnesia.com/product/bertuhan-beragama-dan-hal-hal-lain-yang-belum-selesai/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
