<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Filsafat &#8211; Lamrimnesia Store</title>
	<atom:link href="https://store.lamrimnesia.com/product-tag/filsafat/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://store.lamrimnesia.com</link>
	<description>Find your Pathway here!</description>
	<lastBuildDate>Sat, 07 Feb 2026 15:37:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.5.8</generator>

<image>
	<url>https://store.lamrimnesia.com/wp-content/uploads/2016/09/cropped-favicon-1-32x32.png</url>
	<title>Filsafat &#8211; Lamrimnesia Store</title>
	<link>https://store.lamrimnesia.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Go Lotsawa&#8217;s The Blue Annals: Kronik Buddhisme dari India ke Tibet</title>
		<link>https://store.lamrimnesia.com/product/go-lotsawas-the-blue-annals-kronik-buddhisme-dari-india-ke-tibet-buku-sejarah-buddhis/</link>
					<comments>https://store.lamrimnesia.com/product/go-lotsawas-the-blue-annals-kronik-buddhisme-dari-india-ke-tibet-buku-sejarah-buddhis/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Karunika Devi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Mar 2021 07:40:49 +0000</pubDate>
				<guid isPermaLink="false">https://store.lamrimnesia.com/?post_type=product&#038;p=7808</guid>

					<description><![CDATA[<p><span data-sheets-value="{&#34;1&#34;:2,&#34;2&#34;:&#34;Go Lotsawa's The Blue Annals merupakan sebuah mahakarya historis tentang Buddhisme yang ditulis oleh Go Lotsawa (1392-1481), seorang cendekiawan legendaris, ketika beliau berusia 84 tahun. Kata ‘mahakarya’ disematkan karena beliau menentukan catatan sejarah yang pasti terkait rangkaian peristiwa dalam sejarah Tibet sehingga sangat sahih untuk dirujuk sebagai salah satu mahakarya dalam Sejarah Agama Buddha, terutama Buddhisme di Tibet. Kualitas luar biasa beliau juga dapat dilihat dari banyaknya murid-murid beliau yang ternama seperti Karmapa ke-7, Chodrak Gyatso (1454-1506), yang merupakan pemimpin mazhab Karma Kagyu. \r\n\r\nSebelum karya ini dituliskan, Go Lotsawa telah belajar secara ekstensif di bawah guru-guru terkenal dari berbagai tradisi pada masanya. Beberapa di antaranya yaitu Karmapa ke-5, Dezhin Shekpa, dan Je Tsongkhapa. Go Lotsawa membagi karyanya ini menjadi 15 buku. Masing-masing buku menerangkan sejarah dari satu mazhab tertentu dari Buddhisme Tibet. Go Lotsawa's The Blue Annals: Kronik Buddhisme dari India ke Tibet, yang akan berisi 2 buku pertama, merupakan seri pertama dari rangkaian seri ini.\r\n\r\nBuku Satu mengisahkan asal-usul suku Shakya yang menjadi klan tempat Buddha Gautama berasal. Selain itu, buku ini juga menelaah awal perkembangan Ajaran Buddha hingga terbentuknya berbagai mazhab setelah Buddha mencapai parinirwana. Buku Dua mengisahkan periode lanjut dari penyebaran Ajaran Buddha sampai ke Tibet yang lebih besar ketimbang penyebaran awalnya, walaupun diselingi adanya perlakuan yang sewenang-wenang terhadap Ajaran. Kebangkitan Ajaran ini terjadi berkat upaya beberapa tokoh yang dengan giatnya berkarya dan mendorong pihak lain melakukan hal yang sama. Salah satu tokohnya yaitu sang Lotsawa Rinchen Zangpo. Go Lotsawa's The Blue Annals: Kronik Buddhisme dari India ke Tibet dapat dilihat sebagai fondasi dalam memahami perkembangan Buddhisme di India sampai penyebarannya ke Tibet. Di samping itu, buku ini juga mengisahkan banyak cerita tokoh-tokoh penting lain dengan aktivitasnya yang luar biasa, yang akan membuat kita lebih memahami proses sebuah Ajaran bisa lestari.\r\n\r\n\r\nLidah buku (depan):\r\nGo Lotsawa's The Blue Annals, yang terdiri dari 15 buku, merupakan sebuah mahakarya historis tentang Buddhisme yang ditulis oleh Go Lotsawa (1392-1481), seorang cendekiawan legendaris, ketika beliau berusia 84 tahun. Kata ‘mahakarya’ disematkan karena beliau menentukan catatan sejarah yang pasti terkait rangkaian peristiwa dalam sejarah Tibet sehingga sangat sahih untuk dirujuk sebagai salah satu mahakarya dalam Sejarah Agama Buddha, terutama Buddhisme di Tibet.\r\nGo Lotsawa's The Blue Annals: Kronik Buddhisme dari India ke Tibet, berisi 2 buku pertama, dengan buku Satu mengisahkan asal-usul suku Shakya yang menjadi klan tempat Buddha Gautama berasal dan menelaah awal perkembangan Ajaran Buddha hingga terbentuknya berbagai mazhab setelah Buddha mencapai parinirwana. Buku Dua mengisahkan periode lanjut dari penyebaran Ajaran Buddha sampai ke Tibet yang lebih besar ketimbang penyebaran awalnya. Kumpulan buku ini bisa dilihat sebagai fondasi dalam memahami perkembangan Buddhisme di India sampai penyebarannya ke Tibet.\r\n\r\nLidah buku (belakang):\r\nDunia pembelajaran sangat berhutang budi kepada George Roerich, yang berusaha menerjemahkan dan menyunting karya besar yang luar biasa ini.\r\n– J. VELINKAR, “Indica”, Vol. 21, No. 2\r\n\r\nIni adalah nilai yang sangat besar bagi siswa peneliti dan mereka yang tertarik dengan topik tersebut.\r\n– CMK, The Assam Tribune, 1979\r\n\r\nSaya merekomendasikan buku ini kepada siapa pun yang ingin memperluas pemahaman mereka tentang bermacam-macam hasil dari Wajrayana dan kepada semua umat Buddha, serta kepada mereka yang bersimpati pada tradisi keagamaan yang besar ini.\r\n– Pali Buddhist Review 14 (1) 1982\r\n\r\nUpaya cetak ulang The Blue Annals ini adalah kontribusi luar biasa bagi Tibetologi secara khusus, dan bagi Buddhologi secara umum, karena ia memberi kita sekilas pandang Buddhisme pada tahun-tahun kemerosotannya; misalnya, tahun-tahun kemerosotan di Odantapuri dengan 53 biksunya dan di Wikramasila dengan sekitar 100 biksunya.\r\n– Lokesh Chandra\r\n\r&#34;}" data-sheets-userformat="{&#34;2&#34;:33569729,&#34;3&#34;:{&#34;1&#34;:0},&#34;9&#34;:1,&#34;10&#34;:1,&#34;11&#34;:1,&#34;12&#34;:0,&#34;14&#34;:{&#34;1&#34;:2,&#34;2&#34;:6710886},&#34;15&#34;:&#34;Roboto&#34;,&#34;16&#34;:10,&#34;28&#34;:1}">Buku Sejarah Buddhis - Go Lotsawa's The Blue Annals merupakan sebuah mahakarya historis tentang Buddhisme yang ditulis oleh Go Lotsawa (1392-1481), seorang cendekiawan legendaris, ketika beliau berusia 84 tahun. Kata ‘mahakarya’ disematkan karena beliau menentukan catatan sejarah yang pasti terkait rangkaian peristiwa dalam sejarah Tibet sehingga sangat sahih untuk dirujuk sebagai salah satu mahakarya dalam Sejarah Agama Buddha, terutama Buddhisme di Tibet. Kualitas luar biasa beliau juga dapat dilihat dari banyaknya murid-murid beliau yang ternama seperti Karmapa ke-7, Chodrak Gyatso (1454-1506), yang merupakan pemimpin mazhab Karma Kagyu.</span></p>
<p>Sebelum karya ini dituliskan, Go Lotsawa telah belajar secara ekstensif di bawah guru-guru terkenal dari berbagai tradisi pada masanya. Beberapa di antaranya yaitu Karmapa ke-5, Dezhin Shekpa, dan Je Tsongkhapa. Go Lotsawa membagi karyanya ini menjadi 15 buku. Masing-masing buku menerangkan sejarah dari satu mazhab tertentu dari Buddhisme Tibet. Go Lotsawa's The Blue Annals: Kronik Buddhisme dari India ke Tibet, yang akan berisi 2 buku pertama, merupakan seri pertama dari rangkaian seri ini.</p>
<p>Buku sejarah Buddhis ini di Buku Satu mengisahkan asal-usul suku Shakya yang menjadi klan tempat Buddha Gautama berasal. Selain itu, buku ini juga menelaah awal perkembangan Ajaran Buddha hingga terbentuknya berbagai mazhab setelah Buddha mencapai parinirwana. Buku Dua mengisahkan periode lanjut dari penyebaran Ajaran Buddha sampai ke Tibet yang lebih besar ketimbang penyebaran awalnya, walaupun diselingi adanya perlakuan yang sewenang-wenang terhadap Ajaran. Kebangkitan Ajaran ini terjadi berkat upaya beberapa tokoh yang dengan giatnya berkarya dan mendorong pihak lain melakukan hal yang sama. Salah satu tokohnya yaitu sang Lotsawa Rinchen Zangpo. Go Lotsawa's The Blue Annals: Kronik Buddhisme dari India ke Tibet dapat dilihat sebagai fondasi dalam memahami perkembangan Buddhisme di India sampai penyebarannya ke Tibet. Di samping itu, buku ini juga mengisahkan banyak cerita tokoh-tokoh penting lain dengan aktivitasnya yang luar biasa, yang akan membuat kita lebih memahami proses sebuah Ajaran bisa lestari.</p>
<p>Lidah buku (depan):<br />
Go Lotsawa's The Blue Annals, yang terdiri dari 15 buku, merupakan sebuah mahakarya historis tentang Buddhisme yang ditulis oleh Go Lotsawa (1392-1481), seorang cendekiawan legendaris, ketika beliau berusia 84 tahun. Kata ‘mahakarya’ disematkan karena beliau menentukan catatan sejarah yang pasti terkait rangkaian peristiwa dalam sejarah Tibet sehingga sangat sahih untuk dirujuk sebagai salah satu mahakarya dalam Sejarah Agama Buddha, terutama Buddhisme di Tibet.<br />
Go Lotsawa's The Blue Annals: Kronik Buddhisme dari India ke Tibet, berisi 2 buku pertama, dengan buku Satu mengisahkan asal-usul suku Shakya yang menjadi klan tempat Buddha Gautama berasal dan menelaah awal perkembangan Ajaran Buddha hingga terbentuknya berbagai mazhab setelah Buddha mencapai parinirwana. Buku Dua mengisahkan periode lanjut dari penyebaran Ajaran Buddha sampai ke Tibet yang lebih besar ketimbang penyebaran awalnya. Kumpulan buku ini bisa dilihat sebagai fondasi dalam memahami perkembangan Buddhisme di India sampai penyebarannya ke Tibet.</p>
<p>Lidah buku (belakang):<br />
Dunia pembelajaran sangat berhutang budi kepada George Roerich, yang berusaha menerjemahkan dan menyunting karya besar yang luar biasa ini.<br />
– J. VELINKAR, “Indica”, Vol. 21, No. 2</p>
<p>Ini adalah nilai yang sangat besar bagi siswa peneliti dan mereka yang tertarik dengan topik tersebut.<br />
– CMK, The Assam Tribune, 1979</p>
<p>Saya merekomendasikan buku ini kepada siapa pun yang ingin memperluas pemahaman mereka tentang bermacam-macam hasil dari Wajrayana dan kepada semua umat Buddha, serta kepada mereka yang bersimpati pada tradisi keagamaan yang besar ini.<br />
– Pali Buddhist Review 14 (1) 1982</p>
<p>Upaya cetak ulang The Blue Annals ini adalah kontribusi luar biasa bagi Tibetologi secara khusus, dan bagi Buddhologi secara umum, karena ia memberi kita sekilas pandang Buddhisme pada tahun-tahun kemerosotannya; misalnya, tahun-tahun kemerosotan di Odantapuri dengan 53 biksunya dan di Wikramasila dengan sekitar 100 biksunya.<br />
– Lokesh Chandra</p>
<p>&#160;</p>
<p>Buku Sejarah Buddhis</p>
<p>&#160;</p>
<p>Baca Juga:</p>
<p><a href="https://store.lamrimnesia.com/product/kesabaran-penawar-kemarahan-2/">https://store.lamrimnesia.com/product/kesabaran-penawar-kemarahan-2/</a></p>
<p>Dapatkan artikel dan berita Buddhis terkini di <a href="https://lamrimnesia.org/">https://lamrimnesia.org/</a></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://store.lamrimnesia.com/product/go-lotsawas-the-blue-annals-kronik-buddhisme-dari-india-ke-tibet-buku-sejarah-buddhis/">Go Lotsawa&#8217;s The Blue Annals: Kronik Buddhisme dari India ke Tibet</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://store.lamrimnesia.com">Lamrimnesia Store</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Buku Sejarah Buddhis</p>
<p><strong>Go Lotsawa&#8217;s The Blue Annals: Kronik Buddhisme dari India ke Tibet</strong></p>
<p>Penulis: George N. Roerich<br />
Penerbit: Penerbit Kadam Choeling<br />
Ukuran: 148 x 210 mm<br />
Jumlah Halaman: xx+146<br />
Cover: Soft Cover<br />
ISBN: 978-602-8888-28-8<br />
Terbit: 2021</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://store.lamrimnesia.com/product/go-lotsawas-the-blue-annals-kronik-buddhisme-dari-india-ke-tibet-buku-sejarah-buddhis/">Go Lotsawa&#8217;s The Blue Annals: Kronik Buddhisme dari India ke Tibet</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://store.lamrimnesia.com">Lamrimnesia Store</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://store.lamrimnesia.com/product/go-lotsawas-the-blue-annals-kronik-buddhisme-dari-india-ke-tibet-buku-sejarah-buddhis/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mengembalikan Budaya Belajar, Kebijaksanaan Klasik di Era Kiwari</title>
		<link>https://store.lamrimnesia.com/product/mengembalikan-budaya-belajar/</link>
					<comments>https://store.lamrimnesia.com/product/mengembalikan-budaya-belajar/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Karunika Devi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Sep 2020 07:48:38 +0000</pubDate>
				<guid isPermaLink="false">https://store.lamrimnesia.com/?post_type=product&#038;p=7720</guid>

					<description><![CDATA[<p>Aku pikir adalah sebuah kewajiban moral bagi generasi muda yang baru terbit dan generasi tua yang hampir terbenam (terutama yang mengaku diri sebagai Buddhis) untuk menilai dan mengomentari apa-apa saja yang benar dan keliru dalam buku ini.</p>
<p>Buku ini ditulis bukan dengan tujuan propaganda tertentu, karena jamaknya propaganda alergi pada kritikan. Tetapi, kalaupun tulisan-tulisan dalam buku ini dianggap sebagai propaganda terselubung, maka setidaknya anggaplah mereka sebagai sebuah polemik, sebuah niat tulus untuk memulai perbincangan soal situasi pelik yang dialami oleh manusia Indonesia, terutama Buddhisnya.</p>
<p>Apa pasalnya sebuah polemik harus dimulai? Mari kita tanyakan pada Buddhis di Indonesia secara umum. Kita tidak bisa membantah bahwa Buddhisme, terlepas dari kebesarannya di masa lampau, kini hanyalah sebuah minoritas di Indonesia. Dan selayaknya sebuah minoritas, kita mungkin mengira bahwa Buddhis di Indonesia akan solid, padat berisi menyokong satu sama lain. Sayangnya, tidak demikian kasusnya. Tanpa memaklumi bahwa hanya mayoritas yang punya privilese untuk tarik urat satu sama lain, Buddhis di Indonesia malah gontok-gontokan tak keruan, tak sadar bahwa jumlah mereka semakin merosot dan di ambang kepunahan.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://store.lamrimnesia.com/product/mengembalikan-budaya-belajar/">Mengembalikan Budaya Belajar, Kebijaksanaan Klasik di Era Kiwari</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://store.lamrimnesia.com">Lamrimnesia Store</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Mengembalikan Budaya Belajar<br />
Kebijaksanaan Klasik di Era Kiwari<br />
Oleh Iwan Pranoto</strong></p>
<p>Agustus 2020 21 x 14.85 x 1.5 cm, <span data-sheets-value="{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:&quot;Judul: Mengembalikan Budaya Belajar\nKebijaksanaan Klasik di Era Kiwari\nPenulis: Iwan Pranoto\nPenerbit: Penerbit Yayasan Pengembangan dan Pelestarian Lamrim Nusantara\nUkuran: 148 x 210 mm\nJumlah Halaman: xiv+160\nCover: Soft Cover\nISBN: 978-623-66320-0-0\nTerbit: 2020&quot;}" data-sheets-userformat="{&quot;2&quot;:33569729,&quot;3&quot;:{&quot;1&quot;:0},&quot;9&quot;:1,&quot;10&quot;:1,&quot;11&quot;:1,&quot;12&quot;:0,&quot;14&quot;:{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:6710886},&quot;15&quot;:&quot;Roboto&quot;,&quot;16&quot;:10,&quot;28&quot;:1}" data-sheets-formula="=&quot;Judul: &quot;&amp;C[2]:C[2]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;Penulis: &quot;&amp;C[3]:C[3]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;Penerbit: &quot;&amp;C[4]:C[4]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;Ukuran: &quot;&amp;C[5]:C[5]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;Jumlah Halaman: &quot;&amp;C[6]:C[6]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;Cover: &quot;&amp;C[7]:C[7]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;ISBN: &quot;&amp;C[8]:C[8]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;Terbit: &quot;&amp;C[9]:C[9]">xiv+160</span> hlm<br />
ISBN: <span data-sheets-value="{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:&quot;Judul: Mengembalikan Budaya Belajar\nKebijaksanaan Klasik di Era Kiwari\nPenulis: Iwan Pranoto\nPenerbit: Penerbit Yayasan Pengembangan dan Pelestarian Lamrim Nusantara\nUkuran: 148 x 210 mm\nJumlah Halaman: xiv+160\nCover: Soft Cover\nISBN: 978-623-66320-0-0\nTerbit: 2020&quot;}" data-sheets-userformat="{&quot;2&quot;:33569729,&quot;3&quot;:{&quot;1&quot;:0},&quot;9&quot;:1,&quot;10&quot;:1,&quot;11&quot;:1,&quot;12&quot;:0,&quot;14&quot;:{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:6710886},&quot;15&quot;:&quot;Roboto&quot;,&quot;16&quot;:10,&quot;28&quot;:1}" data-sheets-formula="=&quot;Judul: &quot;&amp;C[2]:C[2]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;Penulis: &quot;&amp;C[3]:C[3]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;Penerbit: &quot;&amp;C[4]:C[4]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;Ukuran: &quot;&amp;C[5]:C[5]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;Jumlah Halaman: &quot;&amp;C[6]:C[6]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;Cover: &quot;&amp;C[7]:C[7]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;ISBN: &quot;&amp;C[8]:C[8]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;Terbit: &quot;&amp;C[9]:C[9]">978-623-66320-0-0</span><br />
Berat: 400 gr<br />
Penerbit: Yayasan Pengembangan dan Pelestarian Lamrim Nusantara<br />
Cover: Soft Cover</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://store.lamrimnesia.com/product/mengembalikan-budaya-belajar/">Mengembalikan Budaya Belajar, Kebijaksanaan Klasik di Era Kiwari</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://store.lamrimnesia.com">Lamrimnesia Store</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://store.lamrimnesia.com/product/mengembalikan-budaya-belajar/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bertuhan, Beragama, dan Hal-Hal Lain yang Belum Selesai</title>
		<link>https://store.lamrimnesia.com/product/bertuhan-beragama-dan-hal-hal-lain-yang-belum-selesai/</link>
					<comments>https://store.lamrimnesia.com/product/bertuhan-beragama-dan-hal-hal-lain-yang-belum-selesai/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[paopao]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Jul 2020 04:58:33 +0000</pubDate>
				<guid isPermaLink="false">https://store.lamrimnesia.com/?post_type=product&#038;p=7546</guid>

					<description><![CDATA[<p>Aku pikir adalah sebuah kewajiban moral bagi generasi muda yang baru terbit dan generasi tua yang hampir terbenam (terutama yang mengaku diri sebagai Buddhis) untuk menilai dan mengomentari apa-apa saja yang benar dan keliru dalam buku ini.</p>
<p>Buku ini ditulis bukan dengan tujuan propaganda tertentu, karena jamaknya propaganda alergi pada kritikan. Tetapi, kalaupun tulisan-tulisan dalam buku ini dianggap sebagai propaganda terselubung, maka setidaknya anggaplah mereka sebagai sebuah polemik, sebuah niat tulus untuk memulai perbincangan soal situasi pelik yang dialami oleh manusia Indonesia, terutama Buddhisnya.</p>
<p>Apa pasalnya sebuah polemik harus dimulai? Mari kita tanyakan pada Buddhis di Indonesia secara umum. Kita tidak bisa membantah bahwa Buddhisme, terlepas dari kebesarannya di masa lampau, kini hanyalah sebuah minoritas di Indonesia. Dan selayaknya sebuah minoritas, kita mungkin mengira bahwa Buddhis di Indonesia akan solid, padat berisi menyokong satu sama lain. Sayangnya, tidak demikian kasusnya. Tanpa memaklumi bahwa hanya mayoritas yang punya privilese untuk tarik urat satu sama lain, Buddhis di Indonesia malah gontok-gontokan tak keruan, tak sadar bahwa jumlah mereka semakin merosot dan di ambang kepunahan.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://store.lamrimnesia.com/product/bertuhan-beragama-dan-hal-hal-lain-yang-belum-selesai/">Bertuhan, Beragama, dan Hal-Hal Lain yang Belum Selesai</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://store.lamrimnesia.com">Lamrimnesia Store</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Bertuhan, Beragama, dan Hal-Hal Lain yang Belum Selesai<br />
</strong><strong>Sebuah Perspektif Buddhis Indonesia</strong></p>
<p><strong>Oleh Bhadra Ruci<br />
<span data-sheets-value="{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:&quot;Judul: Rahasia BahagiarnKebahagiaan Universal, Mungkinkah?nPenulis: nPenerbit: Penerbit Padi EmasnUkuran: 148 x 210 mmnJumlah Halaman: xvi+127nCover: Soft CovernISBN: 978-602-52501-6-3nTerbit: 2020&quot;}" data-sheets-userformat="{&quot;2&quot;:33569729,&quot;3&quot;:{&quot;1&quot;:0},&quot;9&quot;:1,&quot;10&quot;:1,&quot;11&quot;:1,&quot;12&quot;:0,&quot;14&quot;:[null,2,6710886],&quot;15&quot;:&quot;Roboto&quot;,&quot;16&quot;:10,&quot;28&quot;:1}" data-sheets-formula="=&quot;Judul: &quot;&amp;C[2]:C[2]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;Penulis: &quot;&amp;C[3]:C[3]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;Penerbit: &quot;&amp;C[4]:C[4]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;Ukuran: &quot;&amp;C[5]:C[5]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;Jumlah Halaman: &quot;&amp;C[6]:C[6]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;Cover: &quot;&amp;C[7]:C[7]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;ISBN: &quot;&amp;C[8]:C[8]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;Terbit: &quot;&amp;C[9]:C[9]"><br />
</span></strong>Agustus 2020 21 x 14.85 x 3 cm, <span data-sheets-value="{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:&quot;Judul: Bertuhan, Beragama, Dan Hal-Hal Yang Belum Selesai: Sebuah Perspektif Buddhis Indonesia\nPenulis: Bhadra Ruci\nPenerbit: Penerbit Yayasan Pengembangan dan Pelestarian Lamrim Nusantara\nUkuran: 148 x 210 mm\nJumlah Halaman: xviii+242\nCover: Soft Cover\nISBN: 978-602-61592-7-4\nTerbit: 2020&quot;}" data-sheets-userformat="{&quot;2&quot;:33569729,&quot;3&quot;:{&quot;1&quot;:0},&quot;9&quot;:1,&quot;10&quot;:1,&quot;11&quot;:1,&quot;12&quot;:0,&quot;14&quot;:{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:6710886},&quot;15&quot;:&quot;Roboto&quot;,&quot;16&quot;:10,&quot;28&quot;:1}" data-sheets-formula="=&quot;Judul: &quot;&amp;C[2]:C[2]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;Penulis: &quot;&amp;C[3]:C[3]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;Penerbit: &quot;&amp;C[4]:C[4]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;Ukuran: &quot;&amp;C[5]:C[5]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;Jumlah Halaman: &quot;&amp;C[6]:C[6]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;Cover: &quot;&amp;C[7]:C[7]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;ISBN: &quot;&amp;C[8]:C[8]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;Terbit: &quot;&amp;C[9]:C[9]">xviii+242</span> hlm<br />
ISBN: <span data-sheets-value="{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:&quot;Judul: Bertuhan, Beragama, Dan Hal-Hal Yang Belum Selesai: Sebuah Perspektif Buddhis Indonesia\nPenulis: Bhadra Ruci\nPenerbit: Penerbit Yayasan Pengembangan dan Pelestarian Lamrim Nusantara\nUkuran: 148 x 210 mm\nJumlah Halaman: xviii+242\nCover: Soft Cover\nISBN: 978-602-61592-7-4\nTerbit: 2020&quot;}" data-sheets-userformat="{&quot;2&quot;:33569729,&quot;3&quot;:{&quot;1&quot;:0},&quot;9&quot;:1,&quot;10&quot;:1,&quot;11&quot;:1,&quot;12&quot;:0,&quot;14&quot;:{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:6710886},&quot;15&quot;:&quot;Roboto&quot;,&quot;16&quot;:10,&quot;28&quot;:1}" data-sheets-formula="=&quot;Judul: &quot;&amp;C[2]:C[2]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;Penulis: &quot;&amp;C[3]:C[3]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;Penerbit: &quot;&amp;C[4]:C[4]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;Ukuran: &quot;&amp;C[5]:C[5]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;Jumlah Halaman: &quot;&amp;C[6]:C[6]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;Cover: &quot;&amp;C[7]:C[7]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;ISBN: &quot;&amp;C[8]:C[8]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;Terbit: &quot;&amp;C[9]:C[9]">978-602-61592-7-4</span><br />
Berat: 400 gr<br />
Penerbit: Yayasan Pengembangan dan Pelestarian Lamrim Nusantara<br />
Cover: Soft Cover</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://store.lamrimnesia.com/product/bertuhan-beragama-dan-hal-hal-lain-yang-belum-selesai/">Bertuhan, Beragama, dan Hal-Hal Lain yang Belum Selesai</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://store.lamrimnesia.com">Lamrimnesia Store</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://store.lamrimnesia.com/product/bertuhan-beragama-dan-hal-hal-lain-yang-belum-selesai/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Risalah Agung Tahapan Jalan Menuju Pencerahan: Lamrim Chenmo Jld. 3</title>
		<link>https://store.lamrimnesia.com/product/risalah-agung-tahapan-jalan-menuju-pencerahan-lamrim-chenmo-jld-3/</link>
					<comments>https://store.lamrimnesia.com/product/risalah-agung-tahapan-jalan-menuju-pencerahan-lamrim-chenmo-jld-3/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[paopao]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Dec 2019 10:29:35 +0000</pubDate>
				<guid isPermaLink="false">https://store.lamrimnesia.com/?post_type=product&#038;p=5059</guid>

					<description><![CDATA[<p>Dari sekian banyak karya ulasan terhadap kitab Bodhipathapradipa karya Pandita Agung India, Atisha Dipamkara Srijnana, maka Lamrim Chenmo (Risalah Agung Tahapan Jalan Menuju Pencerahan) gubahan Guru agung Je Tsongkhapa inilah yang dianggap paling terperinci dan paling agung.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://store.lamrimnesia.com/product/risalah-agung-tahapan-jalan-menuju-pencerahan-lamrim-chenmo-jld-3/">Risalah Agung Tahapan Jalan Menuju Pencerahan: Lamrim Chenmo Jld. 3</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://store.lamrimnesia.com">Lamrimnesia Store</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Risalah Agung Tahapan Jalan Menuju Pencerahan: Lamrim Chenmo Jld. 3</strong></p>
<p><strong>Oleh <span data-sheets-value="{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:&quot;Judul: Risalah Agung Tahapan Jalan Menuju Pencerahan Jilid 3\nPenulis: Je Tsongkhapa\nPenerbit: Penerbit Kadam Choeling\nUkuran: 175 x 245 mm\nJumlah Halaman: 483\nCover: Soft Cover\nISBN: 978-602-8888-27-1\nTerbit: Des 2019&quot;}" data-sheets-userformat="{&quot;2&quot;:33569729,&quot;3&quot;:{&quot;1&quot;:0},&quot;9&quot;:1,&quot;10&quot;:1,&quot;11&quot;:1,&quot;12&quot;:0,&quot;14&quot;:[null,2,6710886],&quot;15&quot;:&quot;Roboto&quot;,&quot;16&quot;:10,&quot;28&quot;:1}" data-sheets-formula="=&quot;Judul: &quot;&amp;C[2]:C[2]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;Penulis: &quot;&amp;C[3]:C[3]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;Penerbit: &quot;&amp;C[4]:C[4]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;Ukuran: &quot;&amp;C[5]:C[5]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;Jumlah Halaman: &quot;&amp;C[6]:C[6]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;Cover: &quot;&amp;C[7]:C[7]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;ISBN: &quot;&amp;C[8]:C[8]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;Terbit: &quot;&amp;C[9]:C[9]">Je Tsongkhapa</span></strong></p>
<p><span data-sheets-value="{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:&quot;Judul: Risalah Agung Tahapan Jalan Menuju Pencerahan Jilid 3\nPenulis: Je Tsongkhapa\nPenerbit: Penerbit Kadam Choeling\nUkuran: 175 x 245 mm\nJumlah Halaman: 483\nCover: Soft Cover\nISBN: 978-602-8888-27-1\nTerbit: Des 2019&quot;}" data-sheets-userformat="{&quot;2&quot;:33569729,&quot;3&quot;:{&quot;1&quot;:0},&quot;9&quot;:1,&quot;10&quot;:1,&quot;11&quot;:1,&quot;12&quot;:0,&quot;14&quot;:[null,2,6710886],&quot;15&quot;:&quot;Roboto&quot;,&quot;16&quot;:10,&quot;28&quot;:1}" data-sheets-formula="=&quot;Judul: &quot;&amp;C[2]:C[2]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;Penulis: &quot;&amp;C[3]:C[3]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;Penerbit: &quot;&amp;C[4]:C[4]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;Ukuran: &quot;&amp;C[5]:C[5]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;Jumlah Halaman: &quot;&amp;C[6]:C[6]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;Cover: &quot;&amp;C[7]:C[7]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;ISBN: &quot;&amp;C[8]:C[8]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;Terbit: &quot;&amp;C[9]:C[9]">Judul: Risalah Agung Tahapan Jalan Menuju Pencerahan Jilid 3<br />
Penulis: Je Tsongkhapa<br />
Penerbit: Penerbit Kadam Choeling<br />
Ukuran: 175 x 245 mm<br />
Jumlah Halaman: 483<br />
Cover: Soft Cover<br />
ISBN: 978-602-8888-27-1<br />
Berat: 405 gr<br />
Terbit: Des 2019</span></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://store.lamrimnesia.com/product/risalah-agung-tahapan-jalan-menuju-pencerahan-lamrim-chenmo-jld-3/">Risalah Agung Tahapan Jalan Menuju Pencerahan: Lamrim Chenmo Jld. 3</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://store.lamrimnesia.com">Lamrimnesia Store</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://store.lamrimnesia.com/product/risalah-agung-tahapan-jalan-menuju-pencerahan-lamrim-chenmo-jld-3/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cerita Gambar: Kisah dari Sutra Si Bijak dan Si Dungu, Permata Emas (Golden Gem)</title>
		<link>https://store.lamrimnesia.com/product/permataemas/</link>
					<comments>https://store.lamrimnesia.com/product/permataemas/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[paopao]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Jun 2019 07:00:49 +0000</pubDate>
				<guid isPermaLink="false">https://store.lamrimnesia.com/?post_type=product&#038;p=2389</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pada suatu masa, lahirlah seorang bayi nan ajaib. Ketika ia mengepalkan tangannya, bagaikan sihir, muncullah dua koin emas. Ibu dan ayahnya menamainya "Permata Emas".</p>
<p>&#160;</p>
<p>Mengapa koin emas bisa bermunculan dari tangannya?</p>
<p>&#160;</p>
<p>Yuk,  Ikuti Kisahnya!</p>
<p>Simak kisah dibalik pembuatan buku "Permata Emas" <a href="https://www.youtube.com/watch?v=rJ3jCt4H0RI&#38;t=4s">disini~</a></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://store.lamrimnesia.com/product/permataemas/">Cerita Gambar: Kisah dari Sutra Si Bijak dan Si Dungu, Permata Emas (Golden Gem)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://store.lamrimnesia.com">Lamrimnesia Store</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Cerita Gambar: Kisah dari Sutra Si Bijak dan Si Dungu, Permata Emas (Golden Gem)</p>
<p>Ditulis oleh: Karina Chandra<br />
Ilustrasi oleh: Karina C. &amp; Kathrinna R.</p>
<p>Cetakan I, April 2019<br />
<span style="font-weight: 400;">21,0 x 21,0 cm </span><br />
33 hlm<br />
ISBN: 978-602-88881-8-9<br />
Penerbit Yayasan Pengembangan dan Pelestarian Lamrim Nusantara<br />
Berat  : 300 Gram<br />
Soft Cover</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://store.lamrimnesia.com/product/permataemas/">Cerita Gambar: Kisah dari Sutra Si Bijak dan Si Dungu, Permata Emas (Golden Gem)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://store.lamrimnesia.com">Lamrimnesia Store</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://store.lamrimnesia.com/product/permataemas/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>12 Aktivitas Agung Sang Begawan : Riwayat Buddha Berdasarkan Lalitawistara dan Winayaksudraka</title>
		<link>https://store.lamrimnesia.com/product/12-aktivitas-agung-sang-begawan/</link>
					<comments>https://store.lamrimnesia.com/product/12-aktivitas-agung-sang-begawan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[paopao]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Apr 2019 07:41:01 +0000</pubDate>
				<guid isPermaLink="false">https://store.lamrimnesia.com/?post_type=product&#038;p=2367</guid>

					<description><![CDATA[<p>“Inilah kelahiran terakhirku. Kini aku akan mengakhiri penderitaan dari kelahiran, penyakit, usia tua, dan kematian.”</p>
<p>&#160;</p>
<p>Buku 12 Aktivitas Agung Sang Begawan menyajikan cara terampil Sang Buddha memberikan ajaran kepada murid-muridnya. Aktivitas tersebut terangkum sejak sebelum kelahiran Beliau ke dunia hingga memasuki parinirwana. Buku ini secara ringkas akan memaparkan perjalanan aktivitas agung Sang Buddha mengikuti urutan yang disajikan oleh Buton Rinchen Drup. Tradisi gubahan ini digunakan agar kita semakin akrab dan menyelami berbagai tradisi dalam khazanah Buddhisme di dunia. Lebih dari itu, perenungan terhadap sosok Buddha melalui 12 aktivitas agung beliau dalam buku ini memiliki kemampuan mematangkan kualitas batin. Dalam salah satu aktivitas yang dilakukan Sang Buddha misalnya parinirwana, dapat dipandang sebagai wujud pembelajaran kita mengenai ketidakkekalan.</p>
<p>&#160;</p>
<p>Melalui pembahasan yang lugas, seluk beluk perjalanan sosok Sang Buddha akan diperkenalkan, mulai dari kelahiran-Nya sebagai Shwetaketu, kelahiran agung di benua Jambudwipa, kegigihan dalam menjalani pertapaan, pemutaran roda Dharma hingga parinirwana. Sebagai tambahan, buku ini juga menyuguhkan mural dari salah satu versi tradisi 12 aktivitas agung Sang Buddha yang digambar di Memorial Shrine, Land of Medicine Buddha di Soquel, California. Mural ini didasarkan pada sesi ajaran Yang Maha Suci Dalai Lama ke-14. Jika kita dapat menjadikan renungan terhadap buku ini sebagai salah satu praktik Dharma, aktivitas Sang Buddha yang dibahas secara kronologis ini tidak hanya memperkuat keyakinan kita, namun juga mampu melenyapkan kelembaman mental.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://store.lamrimnesia.com/product/12-aktivitas-agung-sang-begawan/">12 Aktivitas Agung Sang Begawan : Riwayat Buddha Berdasarkan Lalitawistara dan Winayaksudraka</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://store.lamrimnesia.com">Lamrimnesia Store</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>12 Aktivitas Agung Sang Begawan : Riwayat Buddha Berdasarkan Lalitawistara dan Winayaksudraka<br />
oleh Bhadra Ruci dituturkan kepada Stanley Khu</p>
<p>Cetakan I, April 2019<br />
<span style="font-weight: 400;">14,8 x 21,0 cm </span><br />
viii, 94 hlm<br />
ISBN: <span style="font-weight: 400;">978-602-61592-9-8</span><br />
Penerbit Yayasan Pengembangan dan Pelestarian Lamrim Nusantara<br />
Berat 140 Gram<br />
Soft Cover</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://store.lamrimnesia.com/product/12-aktivitas-agung-sang-begawan/">12 Aktivitas Agung Sang Begawan : Riwayat Buddha Berdasarkan Lalitawistara dan Winayaksudraka</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://store.lamrimnesia.com">Lamrimnesia Store</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://store.lamrimnesia.com/product/12-aktivitas-agung-sang-begawan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tibet : Sebuah Hikayat</title>
		<link>https://store.lamrimnesia.com/product/tibet-sebuah-hikayat/</link>
					<comments>https://store.lamrimnesia.com/product/tibet-sebuah-hikayat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[paopao]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 Mar 2019 09:00:40 +0000</pubDate>
				<guid isPermaLink="false">https://store.lamrimnesia.com/?post_type=product&#038;p=2338</guid>

					<description><![CDATA[<p><span style="font-weight: 400;">Tibet di mata khalayak dunia, terutama Barat, merupakan sebuah negeri fantasi yang penuh mistis dan tak tergapai oleh pemahaman awam. Hal ini tidak lepas dari penggambaran tentang Tibet dalam budaya pop seperti film ataupun lagu. Tibet diceritakan sebagai shangri-la atau ‘atap dunia’ tempat keajaiban dan hal-hal mistis menjadi nyata. Tak pelak, pembahasan dari kacamata ilmiah mengenai Tibet dikaburkan oleh gempuran budaya pop dan prasangka kultural yang diciptakannya.</span></p>
<p>&#160;</p>
<p><span style="font-weight: 400;">Padahal, bila kita melihat Tibet secara objektif tanpa kacamata budaya pop dan spiritualisme new age, kita akan mendapati bahwa Tibet tak pernah luput dari pergaulan dan interaksi dengan orang-orang dan bangsa lainnya; bahwa mistisisme Tibet, sehebat apa pun itu, tetap tak mampu membuatnya lepas dari gerak sejarah. Tibet bukanlah melulu menyoal hal yang eksotik, eksentrik, unik, misterius, atau istilah apa pun yang memungkinkan kita membayangkan Tibet sebagai bangsa yang seolah-olah tidak berbagi planet yang sama dengan kita semua. Faktanya, Tibet bukanlah entitas homogen yang beku dari dinamika dan keragaman.</span></p>
<p>&#160;</p>
<p><span style="font-weight: 400;">Demikianlah, buku ini hadir menjadi pembeda dalam dunia yang penuh dengan narasi-narasi mistisisme Tibet, memberikan narasi baru secara objektif tentang Tibet, dimulai dari era kekaisaran dan asal mula Tibet mengenal Buddhisme, sampai Tibet pada masa ditulisnya buku ini, di mana spiritualisme dan Buddhisme Tibet bahkan telah menjadi sebuah trend.</span></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://store.lamrimnesia.com/product/tibet-sebuah-hikayat/">Tibet : Sebuah Hikayat</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://store.lamrimnesia.com">Lamrimnesia Store</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tibet : Sebuah Hikayat</strong><br />
oleh Bhadra Ruci dituturkan kepada Stanley Khu</p>
<p>Cetakan I, Maret 2019<br />
<span style="font-weight: 400;">14,8 x 21,0 cm </span><br />
300 hlm<br />
ISBN: <span style="font-weight: 400;">978-602-61592-8-3</span><br />
Penerbit Yayasan Pengembangan dan Pelestarian Lamrim Nusantara<br />
Soft Cover<br />
Berat 320 Gram</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://store.lamrimnesia.com/product/tibet-sebuah-hikayat/">Tibet : Sebuah Hikayat</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://store.lamrimnesia.com">Lamrimnesia Store</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://store.lamrimnesia.com/product/tibet-sebuah-hikayat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Inilah Yang Harus Kuperbuat: Mengumpulkan Kebajikan dan Memurnikan Kesalahan</title>
		<link>https://store.lamrimnesia.com/product/ini-yang-harus-kuperbuat/</link>
					<comments>https://store.lamrimnesia.com/product/ini-yang-harus-kuperbuat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[itsmefedrik]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Oct 2018 09:00:13 +0000</pubDate>
				<guid isPermaLink="false">http://store.lamrimnesia.com/?post_type=product&#038;p=2026</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pernahkah kita menghadapi begitu banyak penghalang, terutama saat berjuang mempraktikkan Dharma, misalnya sakit, perlawanan dari kerabat, ketiadaan biaya untuk mendukung praktik, dan kemalasan?</p>
<p>&#160;</p>
<p>Sepanjang hidup, kita selalu dihadapkan dengan banyak penghalang dalam hidup maupun praktik spiritual yang menyebabkan kita sulit mencapai sekadar realisasi-realisasi kecil, alih-alih pencerahan sempurna. Buku ini mengungkap dengan bahasa sehari-hari ragam praktik pengumpulan kebajikan dan pemurnian karma buruk, yang pada akhirnya akan membawa kita mencapai Kebuddhaan lengkap sempurna demi kebahagiaan semua makhluk. Melalui buku ini, kita tidak hanya paham mengenai adanya penghalang dalam praktik spiritual, tetapi juga mengenal cara demi cara praktis agar kita bisa berkembang dalam jalan spiritual. Bukan dengan menyingkirkan teman, pacar, atau penyakit yang sedang kita alami; mereka adalah bagian dari praktik kita.</p>
<p>&#160;</p>
<p>Buku ini cocok untuk:<br />
- Siapapun yang ingin memahami bagaimana datangnya penghalang dan cara memurnikannya<br />
- Siapapun yang berjuang menghimpun kebajikan<br />
- Siapapun yang benar-benar ingin hidup sesuai hukum karma, akar dari semua kebahagiaan</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://store.lamrimnesia.com/product/ini-yang-harus-kuperbuat/">Inilah Yang Harus Kuperbuat: Mengumpulkan Kebajikan dan Memurnikan Kesalahan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://store.lamrimnesia.com">Lamrimnesia Store</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Ini yang Harus Kuperbuat</strong><br />
Mengumpulkan Kebajikan dan Memurnikan Kesalahan<br />
Oleh Bhadra Ruci</p>
<p>Cetakan I, Oktober 2018<br />
14,8×21×1,3 cm<br />
viii+117 hlm<br />
ISBN: 978-602-8888-25-7<br />
Penerbit Kadam Choeling<br />
Berat 150 Gram<br />
Soft Cover</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://store.lamrimnesia.com/product/ini-yang-harus-kuperbuat/">Inilah Yang Harus Kuperbuat: Mengumpulkan Kebajikan dan Memurnikan Kesalahan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://store.lamrimnesia.com">Lamrimnesia Store</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://store.lamrimnesia.com/product/ini-yang-harus-kuperbuat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lakon Hidup Sang Penerang: Bodhisatwa-caryawatara</title>
		<link>https://store.lamrimnesia.com/product/lakon-hidup-sang-penerang/</link>
					<comments>https://store.lamrimnesia.com/product/lakon-hidup-sang-penerang/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[listya]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Oct 2017 04:00:48 +0000</pubDate>
				<guid isPermaLink="false">http://store.lamrimnesia.com/?post_type=product&#038;p=1389</guid>

					<description><![CDATA[<p>Buku akan dikirimkan di pertengahan November 2017</p>
<p>Lakon Hidup Sang Penerang (Bodhisatwa-caryawatara) adalah sebuah karya sastra dan filsafat klasik mahakarya Shantidewa, seorang filsuf Buddhis dari Universitas Nalanda, India, pada abad ke-8. Teks ini tak lekang oleh waktu, menyajikan nilai-nilai kebijaksanaan hidup yang sangat dalam, dengan bentuk baris-baris puisi yang sangat indah, enak dibaca dan mudah untuk dimeditasikan.</p>
<p>&#160;</p>
<p>“Andaikan saya punya sedikit saja pemahaman terhadap welas asih dan praktik jalan Bodhisatwa, maka itu semua adalah berkat jasa teks ini.”</p>
<p>- Dalai Lama XIV, Peraih Nobel Perdamaian -</p>
<p>&#160;</p>
<p>"Tak hanya membantu untuk memahami Bodhicitta dan mengamalkannya secara praktis dalam kehidupan sehari-hari, buku ini menjembatani teks yang sedemikian penting dengan kita, umat Buddha yang teraspirasi untuk mengembangkan Dhamma dan menciptakan kehidupan yang lebih baik. Buku ini juga bisa bermanfaat bagi siapa pun yang ingin mengenal nilai-nilai filosofis yang universal dari ajaran Buddha."</p>
<p>- Dewi Lestari, Penulis &#38; Penyanyi/ Pencipta Lagu -</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://store.lamrimnesia.com/product/lakon-hidup-sang-penerang/">Lakon Hidup Sang Penerang: Bodhisatwa-caryawatara</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://store.lamrimnesia.com">Lamrimnesia Store</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Lakon Hidup Sang Penerang</strong></p>
<p><a href="https://en.wikipedia.org/wiki/Bodhisattvacary%C4%81vat%C4%81ra">Bodhisatwa-caryawatara</a></p>
<p>Oleh <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Shantideva">Shantidewa</a></p>
<p>Disadur oleh Stanley Khu</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Cetakan I, Oktober 2017</p>
<p>14,8&#215;14,8cm, xxi+267 hlm</p>
<p>ISBN: 978-602-6159-21-2</p>
<p>2 warna, softcover</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://store.lamrimnesia.com/product/lakon-hidup-sang-penerang/">Lakon Hidup Sang Penerang: Bodhisatwa-caryawatara</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://store.lamrimnesia.com">Lamrimnesia Store</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://store.lamrimnesia.com/product/lakon-hidup-sang-penerang/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Risalah Agung Tahapan Jalan Menuju Pencerahan: Lamrim Chenmo Jld. 2</title>
		<link>https://store.lamrimnesia.com/product/lamrim-chenmo-jld-2/</link>
					<comments>https://store.lamrimnesia.com/product/lamrim-chenmo-jld-2/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[listya]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Sep 2016 06:58:46 +0000</pubDate>
				<guid isPermaLink="false">http://localhost/lamstore/?post_type=product&#038;p=695</guid>

					<description><![CDATA[<p>Dari sekian banyak karya ulasan terhadap kitab Bodhipathapradipa karya Pandita Agung India, Atisha Dipamkara Srijnana, maka Lamrim Chenmo (Risalah Agung Tahapan Jalan Menuju Pencerahan) gubahan Guru agung Je Tsongkhapa inilah yang dianggap paling terperinci dan paling agung.</p>
<p>Jilid 2 ini terdiri atas 14 bab yang menyajikan topik-topik ajaran Buddha yang berkaitan dengan  metode-metode membangkitkan Batin Pencerahan (Bodhicita) dan menyempurnakan Paramita. Je Tsongkhapa menyampaikan topik-topik tersebut secara sistematis, lugas, akurat, dan mendalam sehingga dapat dilatih secara bertahap oleh Anda yang berniat mendalami latihan spiritual Buddhis.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://store.lamrimnesia.com/product/lamrim-chenmo-jld-2/">Risalah Agung Tahapan Jalan Menuju Pencerahan: Lamrim Chenmo Jld. 2</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://store.lamrimnesia.com">Lamrimnesia Store</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Risalah Agung Tahapan Jalan Menuju Pencerahan: Lamrim Chenmo Jld. 2</strong></p>
<p><strong>Oleh <span data-sheets-value="{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:&quot;Judul: Risalah Agung Tahapan Jalan Menuju Pencerahan Jilid 2\nPenulis: Je Tsongkhapa\nPenerbit: Penerbit Kadam Choeling\nUkuran: 148 x 210 mm\nJumlah Halaman: 338 halaman\nCover: Soft Cover\nISBN: 978-602-8888-172\nTerbit: &quot;}" data-sheets-userformat="{&quot;2&quot;:33569729,&quot;3&quot;:{&quot;1&quot;:0},&quot;9&quot;:1,&quot;10&quot;:1,&quot;11&quot;:1,&quot;12&quot;:0,&quot;14&quot;:[null,2,6710886],&quot;15&quot;:&quot;Roboto&quot;,&quot;16&quot;:10,&quot;28&quot;:1}" data-sheets-formula="=&quot;Judul: &quot;&amp;C[2]:C[2]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;Penulis: &quot;&amp;C[3]:C[3]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;Penerbit: &quot;&amp;C[4]:C[4]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;Ukuran: &quot;&amp;C[5]:C[5]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;Jumlah Halaman: &quot;&amp;C[6]:C[6]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;Cover: &quot;&amp;C[7]:C[7]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;ISBN: &quot;&amp;C[8]:C[8]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;Terbit: &quot;&amp;C[9]:C[9]">Je Tsongkhapa</span></strong></p>
<p><span data-sheets-value="{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:&quot;Judul: Risalah Agung Tahapan Jalan Menuju Pencerahan Jilid 2\nPenulis: Je Tsongkhapa\nPenerbit: Penerbit Kadam Choeling\nUkuran: 148 x 210 mm\nJumlah Halaman: 338 halaman\nCover: Soft Cover\nISBN: 978-602-8888-172\nTerbit: &quot;}" data-sheets-userformat="{&quot;2&quot;:33569729,&quot;3&quot;:{&quot;1&quot;:0},&quot;9&quot;:1,&quot;10&quot;:1,&quot;11&quot;:1,&quot;12&quot;:0,&quot;14&quot;:[null,2,6710886],&quot;15&quot;:&quot;Roboto&quot;,&quot;16&quot;:10,&quot;28&quot;:1}" data-sheets-formula="=&quot;Judul: &quot;&amp;C[2]:C[2]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;Penulis: &quot;&amp;C[3]:C[3]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;Penerbit: &quot;&amp;C[4]:C[4]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;Ukuran: &quot;&amp;C[5]:C[5]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;Jumlah Halaman: &quot;&amp;C[6]:C[6]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;Cover: &quot;&amp;C[7]:C[7]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;ISBN: &quot;&amp;C[8]:C[8]&amp;CHAR(10)&amp;&quot;Terbit: &quot;&amp;C[9]:C[9]">Judul: Risalah Agung Tahapan Jalan Menuju Pencerahan Jilid 2<br />
Penulis: Je Tsongkhapa<br />
Penerbit: Penerbit Kadam Choeling<br />
Ukuran: 148 x 210 mm<br />
Jumlah Halaman: 338 halaman<br />
Cover: Soft Cover<br />
Berat: 405 gr<br />
ISBN: 978-602-8888-172<br />
Terbit: Desember 2011</span></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://store.lamrimnesia.com/product/lamrim-chenmo-jld-2/">Risalah Agung Tahapan Jalan Menuju Pencerahan: Lamrim Chenmo Jld. 2</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://store.lamrimnesia.com">Lamrimnesia Store</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://store.lamrimnesia.com/product/lamrim-chenmo-jld-2/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
