Product Tag - Welas Asih

  • Out of stock
    0 out of 5

    37 Praktik Bodhisatwa

    Buddha adalah seseorang yang sepenuhnya memusnahkan semua kotoran batin dan mengembangkan semua kualitas kebaikan tanpa batas.Para Buddha adalah sumber dari segala kebaikan dan kebahagiaan dikarenakan Mereka mengajarkan untuk memusnahkan segala penderitaan dan menciptakan kebahagiaan dan kedamaian.Untuk melengkapi tujuan akhir dari ajaran, kita seharusnya mengetahui bagaimana mempraktikkannya, dan buku ini akan menjelaskan praktik bodhisattwa.

    Dengan menjalankan praktik bodhisattwa ini, kita akan menjadi bodhisattwa, maju dalam jalan bodhisattwa, dan akhirnya akan menjadi Buddha yang sepenuhnya tercerahkan.

    Rp40.000,00
  • Out of stock
    0 out of 5

    Anger

    Di bawah pohon Bodhi di India dua puluh lima abad yang lalu, Buddha mencapai suatu pengertian mendalam bahwa tiga kondisi pikiran adalah sumber dari semua ketidakbahagiaan kita: pandangan salah, nafsu keinginan yang berlebihan, dan kemarahan.

    “Thich Nhat Hanh tidak membatasi tugasnya pada diskusi tentang kemarahan di dalam keluarga dan pertemanan; Beliau juga berbicara tentang kemarahan antara rakyat dengan pemerintahnya. Visi yang luas ini tidaklah mengejutkan (bagaimanapun juga, ia adalah seorang nominator pemenang hadiah Nobel untuk Perdamaian), tetapi menyegarkan, mengangkat buku ini dari tumpukan buku bantuan diri, yang berpusat hanya pada diri sendiri”
    – Publishers Weekly

    Rp65.000,00
  • 0 out of 5

    Bebas dari Ketakutan

    Arya Tara, perlambang aktivitas tercerahkan, adalah sesosok makhluk agung dengan kemampuan membebaskan semua makhluk dari ketidaktahuan, kemelekatan, dan kebencian yang membuat mereka terjebak dalam pola negatif yang berulang terus-menerus. Beliau melakukan ini dengan mengajarkan cara untuk menumbuhkembangkan cinta kasih, welas asih, kesabaran, kebijaksanaan, dan semua kualitas positif lainnya yang diperlukan dalam keseharian kita.

     

    Buku ini cocok untuk:
    – Siapapun yang tertarik untuk mengenal Istadewata Buddhisme
    – Mengatasi diri dari emosi negatif
    – Memahami hakikat hidup di dunia fana

     

    Buku masih dalam proses pencetakan.
    Dapatkan Diskon Pre Order sebesar 20% hanya s.d. 31 Agustus 2018!!
    Lengkapi Koleksi Karya Thubten Chodron Anda lewat Bundle Discount sebesar 20%!
    Link untuk bundle Discount: store.lamrimnesia.com/product/bundle-discount-thubten-chodron
    Estimasi pengiriman buku: 11 September 2018.

    Rp101.000,00
  • 0 out of 5

    Bodhipathapradipa

    Bodhipathapradipa merupakan teks akar dari Tahapan Jalan Menuju Pencerahan yang memadatkan inti seluruh ajaran Buddha dan telah membawa banyak orang mencapai pencerahan. Teks ini dibuat oleh Atisha Dipamkara Srijnana, seorang pandit besar Buddhis dari India sebagai upaya untuk menegakkan kembali ajaran Buddhis yang pada saat itu mengalami kemunduran. Beliau merupakan tokoh penting dalam penyebaran Agama Buddha pada abad ke-11 di Asia. Beliau juga pernah melakukan perjalanan ke Kerajaan Sriwijaya (Indonesia) dan menetap selama 13 tahun untuk belajar Buddhadharma dari Suwarnadwipa Dharmakirti (Serlingpa). Beliau merupakan sumber inspirasi bagi pemikiran Buddhis dari Tibet sampai Sumatra (Indonesia).

  • 0 out of 5

    Catur Brahmawihara: Praktik Meditasi Empat Kemuliaan Tanpa Batas

    Catur Brahmawihara (4 Kemuliaan Tanpa Batas) merupakan salah satu topik utama dalam instruksi yang disebut Lamrim, atau Tahapan Jalan Menuju Pencerahan. Keempat kemuliaan tanpa batas meliputi keseimbangan batin tanpa batas (upeksha), cinta kasih tanpa batas (maitri), welas asih tanpa batas (karuna), dan sukacita tanpa batas (mudita). Batin dengan 4 Kemuliaan Tanpa Batas akan membawa manfaat yang sangat besar dan berharga. Bagaimana kualitas keseimbangan batin dapat membawa manfaat besar yaitu kebahagiaan bagi kita? Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering kali harus menghadapi masalah-masalah yang muncul dan tidak mendapatkan hal yang kita inginkan. Terkadang, kita menjadi frustrasi, sementara di sisi lain kita harus menghadapi kejadian yang tidak diinginkan sekaligus tidak menyenangkan. Sangat penting untuk mengetahui sumber dari masalah-masalah ini. Mungkin ada jawaban yang berbeda-beda, tetapi berdasarkan Buddhisme, pengalaman-pengalaman yang kita alami, baik ataupun buruk, muncul sebagai akibat dari berbagai karma yang telah kita perbuat. Dengan kata lain, masalah atau penderitaan yang kita alami adalah hasil dari karma buruk kita, sedangkan pengalaman menyenangkan yang kita alami adalah hasil dari karma baik kita. Lebih lanjut, buku ini menyajikan bagaimana menumbuhkan kualitas-kualitas lainnya dalam halaman-halaman berikutnya. Semua kualitas itu akan membuat kita lebih bahagia dan jauh dari penderitaan emosional maupun fisik.

  • 0 out of 5

    Compassion

    Kita semua hidup di dunia yang sama, tetapi berjumpa wajah kehidupan yang berbeda. Orang pemarah melihat ketidakadilan di mana-mana. Kemudian mengumbar protes. Protes ini kemudian mengundang kemarahan dari orang lain. Sehingga kehidupan mennjadi seperti api yang berjumpa api, akhirnya terbakar oleh perkelahian, perceraian, dan peperangan.

    Orang yang penuh belas kasih ( compassion ) menemukan wajah kehidupan yang memerlukan pertolongan di mana-mana. Kekurangan, ketidaksempurnaan ada tidak untuk dicaci, tapi membuka kesempatan bagi kita agar bisa menolong. Akibatnya, semua orang datang dengan membuka tangan persahabatan. Keadaannya mirip dengan air berjumpa air, berpelukan penuh kesejukan.

    Beda di antara dua wajah kehidupan ini sederhana, seberapa sembuh pikiran seseorang dari kemarahan. Dan buku sederhana ini mewartakan holy water of compassion ( air suci belas kasih ) sebagai obat yang bisa menyembuhkan pikiran. Air memang dibentuk oleh bahan-bahan api ( hidrogen, oksigen ), tapi bila diramu secara cerdas menjadi H2O, maka api berubah menjadi air sejuk dan lembut. BUku ini berisi sejumlah renungan yang membimbing sidang pembaca agar bisa meramu api kemarahan menjadi air sejuk belas kasih. Indahnya, tatkala pikiran sembuh dari kemarahan, kita ikut menyembuhkan dunia.

    Rp75.000,00
  • 0 out of 5

    Into the Heart of Life

    AGAMA BUDDHA Ujian sesungguhnya praktik Buddhis kita tidak terjadi di atas bantal atau di dalam ruangan retret yang tertutup, tetapi pada momen ke momen dari kehidupan sehari-hari, khususnya ketika kita berada dalam situasi yang tidak mengenakkan.

    Bagaimanakah cara kita meresponnya? Dalam buku ini, salah satu figur Barat dari Agama Buddha kontemporer yang paling dihormati, Jetsunma Tenzin Palmo, menawarkan pengetahuan-pengetahuan mendalam yang dikumpulkan dari pengalaman menggeluti praktik Agama Buddha selama lebih dari empat puluh tahun.

    Rp75.000,00
  • 0 out of 5

    Janji Setia Bodhisatwa

    Buku ini merupakan salah satu teks penjelasan tentang sumpah bodhisatwa yang paling jelas dan paling  banyak dirujuk oleh para praktisi mahayana di dunia masa kini.

    Karya ini menyajikan penjelasan oleh Dagpo Rinpoche mengenai topik ikrar Bodhisatwa. Menerapkan ikrar Bodhisatwa dapat meningkatkan cara berpikir kita dan meredakan hal negatif secara bertahap. Cara ini akan membuat kita lebih tenang, bahagia, dan damai, semua ini tentu akan membawa efek positif terhadap orang-orang yang berhubungan dengan kita. Mengambil ikrar berarti berkomitmen pada sebuah cara untuk mengembangkan diri dengan mementingkan kesejahteraan makhluk lain serta membimbing kita mencapai pencerahan secara bertahap.

    Temukan panduan hidup berwelas asih layaknya Bodhisatwa yang berjuang untuk meraih kebahagiaan tertinggi untuk diri kita sendiri dan orang lain dalam buku ini!

    Rp80.000,00
  • Out of stock
    0 out of 5

    Jika Hidupku Tinggal Sehari

     

    Buddha mengatakan,

    “Sekarang kehidupanmu mendekati akhir,

    dan engkau telah mulai berjalan ke arah raja kematian.

    Tidak ada tempat berhenti bagimu diperjalanan,

    sedang engkau belum memiliki bekal untuk perjalananmu.”

    – Dhammapada 237 –

     

    Jika Hidupku Tinggal Sehari

    Apakah yang bisa kuperbuat?

    Apakah aku siap?

  • 0 out of 5

    Karma dan Akibatnya

  • 0 out of 5

    Lakon Hidup Sang Penerang: Bodhisatwa-caryawatara

    Buku akan dikirimkan di pertengahan November 2017

    Lakon Hidup Sang Penerang (Bodhisatwa-caryawatara) adalah sebuah karya sastra dan filsafat klasik mahakarya Shantidewa, seorang filsuf Buddhis dari Universitas Nalanda, India, pada abad ke-8. Teks ini tak lekang oleh waktu, menyajikan nilai-nilai kebijaksanaan hidup yang sangat dalam, dengan bentuk baris-baris puisi yang sangat indah, enak dibaca dan mudah untuk dimeditasikan.

     

    “Andaikan saya punya sedikit saja pemahaman terhadap welas asih dan praktik jalan Bodhisatwa, maka itu semua adalah berkat jasa teks ini.”

    – Dalai Lama XIV, Peraih Nobel Perdamaian –

     

    “Tak hanya membantu untuk memahami Bodhicitta dan mengamalkannya secara praktis dalam kehidupan sehari-hari, buku ini menjembatani teks yang sedemikian penting dengan kita, umat Buddha yang teraspirasi untuk mengembangkan Dhamma dan menciptakan kehidupan yang lebih baik. Buku ini juga bisa bermanfaat bagi siapa pun yang ingin mengenal nilai-nilai filosofis yang universal dari ajaran Buddha.”

    – Dewi Lestari, Penulis & Penyanyi/ Pencipta Lagu –

    Rp98.000,00
  • 0 out of 5

    Nutrisi Hati 2: Kumpulan Artikel yang Mendamaikan

    Dewasa ini, tanpa terbatas oleh usia, pekerjaan, ataupun jenis kelamin, seringkali kita merasa kebingungan atas hidup kita. Sejauh apapun kita mencari, kita tetap tidak bisa menemukan beberapa kebenaran mendasar tentang hidup kita. Sebenarnya, semua kebingungan itu muncul didasari oleh ketidakmampuan kita untuk memahami batin. Kebingungan itu sebenarnya bisa dijawab apabila kita dapat mengolah kemampuan untuk mengakrabi, menyeimbangkan, dan menguatkan batin kita. Proses ini dapat kita lakukan dengan meditasi. Dalam praktik meditasi, kita belajar untuk kembali melihat dengan lebih jelas dan mendapat perspektif yang lebih luas, sehingga semua jawaban yang dikaburkan oleh kesibukan sehari-hari menjadi sangat jelas. Temukan cara untuk menjadi damai dalam buku Nutrisi Hati 2 yang merupakan terjemahan dan suntingan dari Dharma Patriot Lamrimnesia dalam acara Dharmacamp bulan Juli 2017!